Jasa Armada Targetkan Laba Tumbuh 50%

Tahun ini, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) menargetkan pertumbuhan laba bersih 50% dibanding proyeksi laba di tahun 2017 lalu sebesar Rp 100 miliar. “Tahun ini laba bersih kami ditargetkan mencapai Rp 150 miliar,”kata Direktur Utama IPCM, Dawam Atmosudiro di Jakarta, kemarin.

Sementara target pendapatan tahun ini bisa mencapai Rp 1 triliun atau tumbuh dari proyeksi pendapatan tahun lalu sebesar Rp 800 miliar. Maka guna memenuhi target yang cukup agresif tersebut, perseroan sudah menyiapkan ekspansi di tahun ini. Hal senada juga disampaikan Direktur Keuangan IPCM, Herman Susilo, rencana ekspansi di tahun ini salah satunya ialah membeli armada kapal pandu tunda baru.“Rencananya kami akan menambah empat armada baru tahun ini. Pengadaannya sedang berjalan saat ini" ujarnya.

IPCM menyiapkan anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 250 miliar untuk melancarkan rencana ekspansi ini. Selain menambah jumlah armada, IPCM juga mengincar kontrak baru di tahun ini. Diharapkan di 2018 ini bisa menambah hingga tiga kontrak pandu tunda untuk terminal khusus lepas pantai atau ship-to-ship (STS) yang berada di luar wilayah operasi Pelindo II.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan upaya IPCM untuk memperluas layanan pandu tunda kapalnya. Pasalnya, selama ini layanan pandu tunda kapal di wilayah Pelindo II mendominasi pendapatanyaitu sebesar 80%. Di tahun ini pun IPCM baru saja menandatangani kontrak layanan pandu tunda kapal dengan PetroChina International Jabung Ltd. IPCM akan melayani pandu tunda bagi kapal-kapal yang akan merapat di TUKS PetroChina Marine Terminal, Tanjung Jabung, Jambi.

Namun, perseroan tidak menyebutkan secara pasti berapa nilai kontrak kerja sama dengan PetroChina. "Sebagai gambaran, kalau kami melayani pandu tunda untuk kapal berkapasitas 120.000 ton, kami akan memperoleh pendapatan sebesar Rp 1,25 miliar per kapal,"jelasnya.

BERITA TERKAIT

LABA BERSIH BANK BJB TUMBUH

Komisaris Utama Bank BJB Klemi Subiyantoro (ketiga kiri) berbincang dengan Direktur Utama Ahmad Irfan (kedua kiri), Direktur Komersial merangkap Direktur…

DMAS Targetkan Penjualan Rp 1,25 Triliun

Emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mematok target marketing sales tahun ini sebesar Rp 1,25 triliun. Direktur…

Hartadinata Targetkan Penjualan Tumbuh 20% - Optimis Bisnis Emas Bersinar

NERACA Jakarta – Masih tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas, mendorong PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) untuk memasang target pertumbuhan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laju IHSG Sepekan Kemarin Menguat 1,32%

NERACA Jakarta – Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin mengalami kenaikan 1,32% ke posisi 6.591,58 poin dari 6.505,52…

Literasi Investasi Mahasiswa Harus Ditingkatkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Surakarta menyatakan, literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan karena sektor…

IHSG Konsolidasi Menunggu Laporan Keuangan

Analis pasar modal menilai bahwa pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) cenderung bergerak konsolidasi mengantisipasi…