Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako

NERACA

Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak hingga kini di daerah ini tidak ditemukan spekulan penimbunan kebutuhan sembilan bahan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional.

"Berdasarkan hasil pemantauan persediaan sembako relatif aman dan mencukupi," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Lebak, Orok Sukmana di Lebak, Rabu (17/1).

Pemerintah daerah terus mengoptimalkan pengawasan dan pemantauan kebutuhan sembako sehubungan terjadi kenaikan di pasaran. Namun, persediaan bahan pokok tidak ditemukan adanya spekulan melakukan penimbunan.

Saat ini, stok beras ke sejumlah pasar tradisional melimpah yang didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Barat. Selain itu juga kebutuhan lainnya terpenuhi, seperti telur, daging unggas, gula, minyak goreng, sayur mayur dan terigu."Kami menjamin persediaan sembako relatif aman dan mencukupinya," ujar dia menjelaskan.

Menurut dia, pihaknya akan memproses secara hukum jika ditemukan pelaku spekulan maupun distributor yang menimbun bahan pokok. Mereka bisa dijerat pidana Pasal 133 Undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.

Disamping itu juga Pasal 104 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda Rp50 miliar. Sebab, pelaku penimbunan itu dengan cara menyimpan melebihi jumlah maksimal atau di luar batas kewajaran untuk memperoleh keuntungan sehingga bahan pokok menjadi mahal atau melambung tinggi."Kami berharap persediaan bahan pokok melimpah dan tidak terjadi kelangkaan yang bisa menimbulkan gejolak harga di pasaran," kata dia.

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lebak, Dede Jaelani mengatakan, pihaknya terus mengawasi spekulan maupun distributor bahan pokok guna mencegah terjadinya penimbunan. Namun, pihaknya tidak menemukan adanya penimbunan bahan pokok sehingga persediaan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat."Kami menjamin stok bahan pokok cukup untuk konsumsi masyarakat," ujar dia. Ant

BERITA TERKAIT

Presiden Tidak Akan Tanda Tangani UU MD3

Presiden Tidak Akan Tanda Tangani UU MD3 NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17…

Tidak Ada Alasan untuk Tidak Lapor SPT Tahunan

Oleh: Devitasari Ratna Septi Aningtyas, Staf Direktorat Jenderal Pajak *) Memasuki minggu ketiga bulan Februari Tahun 2018. Masyarakat Indonesia yang…

BPOM Temukan Produk Impor Ilegal Rp 146,8 Miliar

NERACA Jakarta - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI bekerja sama dengan aparat keamanan berhasil menemukan produk impor ilegal…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Dandim 0607/Kota Sukabumi Coffee Morning Bersama Pimpinan Bank

Dandim 0607/Kota Sukabumi Coffee Morning Bersama Pimpinan Bank NERACA Sukabumi - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0607/Kota Sukabumi Letkol Mahfud As'ad,…

DPRD Banten Segera Finalisasi Perda BUMD Agrobisnis

DPRD Banten Segera Finalisasi Perda BUMD Agrobisnis NERACA Serang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten segera menyelesaikan pembahasan usulan…

Dishub Sukabumi Siap Pasang Stiker Angkutan Online Yang Berizin

Dishub Sukabumi Siap Pasang Stiker Angkutan Online Yang Berizin  NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi akan memberikan tanda…