Bank Commonwealth Dukung Desainer Lokal Perluas Pasar - Membangun Kemandirian Ekonomi Wanita

Sebagai bentuk kepedulian dalam pemberdayaan ekonomi wanita, PT Bank Commonwealth (Bank Commonwealth) mendukung brand lokal Purana, fashion house yang fokus pada batik dan kain tradisional Indonesia dalam penyelenggaraan fashion show bertajuk Purana fashion show di Raffles Hotel Jakarta pada 16 Januari 2018. Lewat dukungannya ini, Bank Commonwealth berupaya mendorong desainer lokal untuk memperluas jangkauan pasarnya.

Safitri Damajanti, Head of Marketing, Communication & Financial Inclusion Bank Commonwealth dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan, perseroan terus mengikuti perkembangan Purana dari awal sejak mengikuti WISE-WIGBI Mentoring Program. Dari situ perseroan melihat Purana sebagai salah satu brand lokal yang memiliki potensi peningkatan skala bisnis yang besar. “Dengan mendukung penyelenggaraan Purana fashion show, kami berharap Purana dapat terus memperkenalkan karyanya kepada kalangan yang lebih luas. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya perluasan pasarnya.”ujarnya.

Selain memperkenalkan produk ke masyarakat, lanjut Safitri, tentu masih banyak aspek-aspek lain yang harus diperhatikan pengusaha perempuan dalam mengembangkan skala bisnis. Mereka juga harus mampu menguasai kemampuan berbisnis seperti kemampuan untuk mengatur keuangan, menyusun business plan, networking dan pemasaran. Lewat berbagai inisiatif pemberdayaan yang selama ini dilakukan melalui WISE, Bank Commonwealth bertujuan agar pengusaha perempuan di Indonesia mampu mengembangkan skala bisnisnya secara berkelanjutan. Ini selaras dengan visi Bank “to excel at securing and enhancing the financial wellbeing of people, businesss and communities”.

Nonita Respati, desainer sekaligus pemilik Purana, sebelumnya adalah salah satu peserta program mentoring khusus dari Bank Commonwealth dan Australian Trade and Investment Commissions (Austrade) dalam program WISE (Women Investment Series)-WIGBI Mentoring Program. Dalam program yang berlangsung selama 9 bulan ini, Nonita mendapatkan mentoring agar dapat menembus pasar internasional.

Edukasi Keuangan

Sebagai informasi, sejak 2014 Bank Commonwealth telah melakukan berbagai inisiatif edukasi keuangan bagi perempuan melalui WISE (Women Investment Series). Bank juga telah melakukan kerja sama strategis dengan pihak-pihak yang mampu mendukung memperluas jangkauan WISE seperti yang telah dilakukan bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Mastercard. Saat ini, WISE telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 2.500 perempuan Indonesia dan platform digital WISE App yang berisi berbagai fitur keuangan telah diunduh oleh lebih dari 3.500 orang.

Menurut Nonita Respati, pendiri Purana mengatakan, fashion show ini menjadi babak penting dalam upaya untuk scaling up bisnisnya. “Sebagai seorang fashion designer, saya harus mampu menghadirkan karya yang bernilai seni dan memiliki ciri otentik. Namun, tidak kalah penting bagi seorang fashion designer untuk juga menguasai seluk beluk berbisnis, supaya mampu mengelola tantangan dalam mengembangkan brandnya,”jelasnya.

Dirinya menjelaskan, pengusaha perempuan harus dapat jeli memanfaatkan peluang yang ada, agar mampu membangun bisnis berkelanjutan baik di pasar domestik dan internasional. Karena itu, Nonita, sangat mengapreasiasi dukungan Bank Commonwealth kepada pengusaha perempuan Indonesia. “Lewat mentoring dan inisiatif-inisiatif lain yang saya ikuti, saya belajar bagaimana mengembangkan Purana dengan visi yang jelas dan strategi bisnis yang lebih matang,” tambahnya.

Dalam koleksi Spring/Summer Purana 2018 kali ini, tajuk ‘Intropical’ dipilih dengan mengangkat keindahan flora dan fauna endemik (khas) nusantara. Tujuannya adalah agar wanita lebih mengenal, mencintai dan menjaga keindahan alam Indonesia. Menggandeng seniman Aditya Pratama atau lebih dikenal dengan nama Sarkodit, Nonita memilih flora fauna khas Indonesia, seperti Jalak Bali, Elang Jawa, Kakatua Jambul Kuning, Cendrawasih, Sikatan Aceh, Anggrek, Daun Dadap Sedep, Cempaka, Daun Wali Songo untuk menghiasi beberapa koleksi kali ini. Selain pada baju, kolaborasi Purana X Sarkodit akan diproduksi menjadi collectible scarves dalam warna dan fauna flora yang berbeda setiap helainya, dalam palet sky blue, hijau pastel dan salem.

BERITA TERKAIT

Pertumbuhan Ekonomi Belum Merata - Oleh ; Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Beberapa waktu lalu Badan Pusat Statistik (BPS) merilis ekonomi kwartal III 2018 tumbuh 5,17%. Data itu juga menyebutkan kontribusi terbesar…

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

Karakteristik Pasar Perumahan Ekspatriat Tidak Berubah

Karakteristik Pasar Perumahan Ekspatriat Tidak Berubah NERACA Jakarta - Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa karakteristik pasar perumahan untuk ekspatriat…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tingkatkan Produktivitas UMKM - XL Beri Pelatihan Literasi Digital di Lombok Tengah

Dalam rangka memberdayakan serta meningkatkan produktivitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya perempuan dan meningkatkan perekonomian nelayan di…

Program CSR Bukan Hal Mudah Bagi Perusahaan

Dewasa ini kerap digelar acara pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai telah menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate…

Tingkatkan Daya Saing UKM Manufaktur - YDBA Ajak Binaannya Kunjungi GS Battery di Semarang

Dalam rangka meningkatkan wawasan mengenai best practice pengembangan bisnis di bidang manufaktur, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengajak 42 usaha…