STIE Perbanas Gelar Uji Sertifikasi Pasar Modal - Gandeng Kerjasama TICMI

NERACA

Surabaya - STIE Perbanas Surabaya menggandeng The Indonesian Capital Market Institute (TICMI) Jakarta menggelar ujian sertifikasi profesi pasar modal bagi mahasiswa dan praktisi pasar modal Jawa Timur di kampus setempat,”Ujian ini untuk mahasiswa yang ingin menjadi broker atau agen bursa efek. Untuk menjadi seorang broker wajib punya sertifikat. TICMI sebagai anak perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengurusi tentang akademik mengadakan ujian untuk mereka yang mau bekerja di pasar modal," kata Ketua Program Studi Manajemen STIE Perbanas, Dr Muazzaroh di Surabaya, kemarin.

Muazzaroh mengatakan, ujian yang diikuti 64 peserta dari STIE Perbanas serta mahasiswa lain seperti Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Brawijaya Malang, dan beberapa praktisi pasar modal itu diselenggarakan karena banyak lulusan yang belum mempunyai sertifikat profesi pasar modal.

Ada beberapa ujian yang dilakukan tergantung profesi yang diambil. Ada beberapa sertifikasi yang diujikan yakni Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE), Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE), Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM).”STIE Perbanas memberi bekal kepada lulusan supaya berdaya saing di dunia kerja bagus maka diberikan ujian sertifikasi. Tapi nantinya mereka sendiri yang akan mengurus ke OJK terkait izinnya jika mau bekerja di sekuritas," ujarnya.

Dia menambahkan, ujian sertifikasi hanya dilakukan hari ini atau sekali. Ada empat modul yang diujikan yaitu modul analisis ekonomi, modul etika dan hukum, mekanisme jual beli efek. Jika peserta dalam ujian itu tidak lulus maka bisa mengulang di hari kedua. Cukup diulang pada modul yang tidak lulus itu.”Dua kali kalau tidak lulus harus daftar lagi jika TICMI mengadakan. Bisa semester depan," kata dia.

Sertifikasi itu sendiri, kata dia,punya jangka waktu dua tahun. Sehingga mereka memprioritaskan yang mengambil adalah mahasiswa mau lulus supaya saat lulus sertifikatnya berlaku. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Garap Proyek Serpong Garden, HAP Gandeng Creed Group

      NERACA   Jakarta - PT Hutama Anugrah Propertindo (HAP) menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Jepang, Creed Group.…

Waskita Toll Road Tambah Modal Becakayu

NERACA Jakarta - Danai pengembangan bisnis jalan tol, PT Waskita Toll Road (WTR) sebagai anak usaha PT Waskita Karya Tbk…

Menakar Potensi Pasar Dinfra Jasa Marga - Bidik Dana Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Setelah sukses melakukan sekuritisasi aset untuk mendanai pengembangan jalan tol, rupanya membuat PT Jasa Marga (Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…