Investor Saham di Sulawesi Utara Tidak Panik

Investor di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak terpengaruh dengan runtuhnya selasar gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (15/1) kemarin.”Investor di Manado tidak terjadi kepanikan dengan kejadian di Jakarta," kata Kepala BEI Perwakilan Sulut, Fonny The di Manado,kemarin.

Fonny mengatakan, memang ada investor yang menghubungi kantor perwakilan BEI Sulut, tapi setelah dijelaskan mereka bisa paham. Dengan runtuhnya selasar BEI Jakarta, katanya, tidak akan mempengaruhi indeks pasar saham di Indonesia. Sebagai informasi, selasar tower II Bursa Efek Indonesia ambruk dan menyebabkan puluhan orang terluka. Mereka sebagian besar mahasiswa yang sedang melakukan kunjungan.

Tapi perdagangan BEI berjalan normal seperti biasa tanpa ada perubahan. Indeks harga saham gabungan (IHSG) cenderung bergerak. Fonny menjelaskan, kinerja pasar modal Sulut Year-to-date November 2017 dilihat dari pertumbuhan jumlah investor baru. Berdasarkan data KSEI, total investor dilihat dari pemegang nomor Single Investor Identity (nomor SID/ktp investor) sampai dengan November 2017, Sulut memiliki 6,447 investor/pemegang SID.

Angka ini menunjukan pertambahan jumlah investor baru sebanyak 1,022 investor (+18,8%) jika dibandingkan dengan akhir 2016 sebanyak 5,425 investor. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

TARIF CUKAI ROKOK TIDAK NAIK

Pekerja melinting rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan alat linting di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (15/1). Pemerintah memutuskan tidak menaikkan…

Harga IPO Rp 180 Per Saham - Citra Putra Realty Raup Dana Rp 93,6 Miliar

NERACA Jakarta – Resmi mengantungi pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dari Otoritas…

Serap Private Placement - Benny Tjokro Tambah Porsi Saham di RIMO

NERACA Jakarta - Aksi korporasi PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) berupa Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…