KOTA PALEMBANG - Sebagian Besar Masyarakat Butuh Beras Medium

KOTA PALEMBANG

Sebagian Besar Masyarakat Butuh Beras Medium

NERACA

Palembang - Sebagian besar masyarakat membutuhkan beras medium sehinga diharapkan stoknya tersedia di pasar rakyat.

Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina yang didampingi Kabulog Divre Sumsel dan Bangka Belitung Bakhtiar menyampaikan hal itu usai meninjau pasar kilometer 5 Palembang, Minggu (14/1).

Menurut dia, kementerian perdagangan itu tugasnya adalah mengawal harga eceran tertinggi beras medium itu sudah sesuai atau apakah belum di beberapa pasar rakyat."Kenapa tim kementerian perdagangan ikut melakukan pendampingan dan pengawalan sampai ke pasar-pasar kita minta mereka menurunkan penjualan harga eceran Rp100 lebih rendah supaya membantu konsumen untuk mendapatkan beras medium yang terjangkau," kata dia.

Ia menuturkan, sebagian besar masyarakat mulai meningkatkan permintaan ke beras premium."Sebagian besar butuh beras medium harapan kita adalah dengan melakukan beras-beras medium ini tersedia di pasar rakyat," ujar dia.

Kementerian Perdagangan mengawal sekitar 198 pasar yang dicek dan di Bulog ada 26 divisi regional (divre). Di 198 pasar itu tidak semua harga selisih besar. Rata-rata dari pantauan ke pasar-pasar di atas pasar 21 persen.

Di Palembang hal itu terjadi di empat pasar, yaitu pasar kilometer lima, Sekanak, Lemabang dan Pasar Cinde."Yang gapnya 21 persen, karena itu kita minta Bulog untuk memasok beras-beras medium dengan melakukan operasi pasar secara massif dilakukan di seluruh Indonesia termasuk di Sumsel di bawah divre Sumsel dan Babel," kata dia.

"Saya tadi mengecek, apakah masuk ternyata ada, artinya tersedia di masyarakat. Apalagi pencatatan itu melihat rata-rata harga terendah, harga tertinggi. Kita rata-ratain sebenarnya kita mengatur itu beras medium yang mana dan beras premium yang mana. Target kita satu beras medium tersedia di pasaran dan masyarakat bisa mengaksesnya," ujar dia.

Kemudian harga yang dicek ada gap tinggi itu mengecil."Syukur-syukur itu di bawah harga eceran tertinggi (HET) dan ternyata dibawah HET," kata dia.

“Untuk stok beras sekarang sekitar 24 ribu ton,” kata Kabulog Divre Sumsel dan Babel Bakhtiar AS.

Sejumlah pedagang di Pasar Kilometer 5 Palembang mulai menjual beras medium dengan harga Rp9.350 per kilogram sehingga bisa dijangkau oleh masyarakat."Kita sudah menjual beras medium dari Bulog beberapa hari terakhir ini dengan harga Rp9.350 perkilogram," kata pedagang Johan.

Menurut dia, untuk beras premium dijual dengan harga Rp12.000 perkilogram. Ia mengakui, kalau sejak sebulan terakhir ini harga beras mengalami kenaikan. Ant

BERITA TERKAIT

Kota Denpasar Pelopori Duta Endek Sejak 2012 - Ajang Pelestarian Dukung Pengrajin Lokal

Kota Denpasar Pelopori Duta Endek Sejak 2012 Ajang Pelestarian Dukung Pengrajin Lokal NERACA Denpasar - Kain Endek sebagai salah satu…

KOTA SUKABUMI - Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda

KOTA SUKABUMI  Tahun Ini, Kemungkinan Besar 10 Perda Tuntas dari 15 Raperda NERACA Sukabumi - Dari target 15 Rancangan Peraturan…

P3D Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp119 Miliar

P3D Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp119 Miliar NERACA Sukabumi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jamkrindo Syariah Salurkan Dana Bantuan Bencana Sulteng

Jamkrindo Syariah Salurkan Dana Bantuan Bencana Sulteng NERACA Jakarta - Jamkrindo Syariah (Jamsyar) menyerahkan dana bantuan sejumlah Rp 111.500.000 kepada…

Sampai Oktober, 20 Kasus Konsumen Masuk ke BPSK Kota Sukabumi

Sampai Oktober, 20 Kasus Konsumen Masuk ke BPSK Kota Sukabumi NERACA Sukabumi - Sampai dengan akhir Oktober 2018, kasus sengketa…

Forum Pemerhati Kebijakan Publik Akan Bedah Perpres 20 Tahun 2018

Forum Pemerhati Kebijakan Publik Akan Bedah Perpres 20 Tahun 2018 NERACA Sukabumi – Diterbitkannya Peraturan Presiden nomor  20 Tahun 2018…