Pemkab Lebak Jamin Stok Beras Cukup

Pemkab Lebak Jamin Stok Beras Cukup

NERACA

Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, menjamin stok beras mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di daerah itu.

"Persediaan beras relatif aman dan mencukupi di pasaran," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Orok Sukmana di Rangkasbitung, sebagaiamana dikutip Antara, kemarin.

Selama ini, persediaan beras tidak terjadi kelangkaan dan memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Berdasarkan pemantauan di sejumlah pasar tradisional, seperti Rangkasbitung, Muncang, Maja, Bayah, Malingping dan Cipanas stok beras mencukupinya.

Mereka para pedagang mendatangkan beras dari daerah Provinsi Jawa Barat juga Jawa Tengah. Namun harga beras di pasar itu terjadi lonjakan akibat pasokan beras lokal menghilang. Meskipun harga beras itu terjadi kenaikan, tetapi masih kategori wajar."Kami akan melakukan operasi pasar (OP) jika kenaikan beras di atas 10 persen dari harga normal," kata dia menjelaskan.

Menurut dia, selama ini pasokan beras lokal di sejumlah Kabupaten Lebak menghilang akibat percepatan musim tanam dan juga curah hujan tinggi. Sepanjang intensitas curah hujan tinggi tentu para penggilingan pabrik beras tidak bisa mengeringkan gabah. Kebanyakan pengeringan gabah itu dilakukan dengan cara dijemur agar terkena terik sinar matahari.

Penggilingan beras tidak memiliki mesin pengering. Namun kenaikkan beras itu dipastikan Februari kembali normal karena panen raya di berbagai daerah di Lebak. Selain itu juga pihaknya melakukan instruksi mendadak ke sejumlah pengusaha distributor guna mencegah terjadi penimbunan bahan pangan tersebut."Kami bertindak tegas jika ditemukan adanya penimbunan beras dan bila perlu diproses secara hukum," ujar dia.

Orok menyebutkan, pihaknya hingga kini belum memiliki data pasti jumlah beras yang beredar di sejumlah pasar tradisional. Akan tetapi, pihaknya menjamin persediaan beras relatif aman dan mencukupinya.

Masyarakat jangan panik atas menghilangnya beras lokal karena mereka pedagang bisa mendatangkan beras dari luar daerah."Kami menjamin beras yang beredar itu dipastikan tidak impor," kata dia.

H Entong (50) seorang pedagang di Pasar Rangkasbitung mengaku bahwa dirinya kini mendatangkan beras dari luar daerah sehubungan berkurangnya produksi beras lokal akibat musim tanam dan curah hujan."Kami terpaksa mendatangkan beras dari Jawa Barat dan Jawa Tengah hingga 20 ton setelah menghilangnya beras lokal," ujar dia.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Dede Supriatna mengatakan berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat produksi beras dari Januari sampai Desember 300.841 ton.

Untuk kebutuhan konsumsi beras bagi warga Kabupaten Lebak yang berpenduduk 1,2 juta jiwa itu sekitar 11.977 ton per bulan atau 143.724 ton per tahun dengan rata-rata per kapita sebanyak 134 kilogram. Karena itu, produksi beras di Lebak surplus sekitar 157.118 ton dan aman hingga 13 bulan ke depan."Kami menjamin persediaan beras lokal tidak ada masalah karena surplus sampai 2019," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

OCBC NISP : Kenaikan Bunga Acuan Sudah Cukup

      NERACA   Jakarta - Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja menilai dosis kenaikan suku bunga acuan…

Kementan Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi Petani Banten

Kementan Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi Petani Banten NERACA Serang - Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan pupuk subsidi bagi seluruh petani…

Pemkab Sukabumi Kawal Pembangunan Bandara

Pemkab Sukabumi Kawal Pembangunan Bandara NERACA Sukabumi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat akan mengawal pelaksanaan pembangunan bandar udara…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemprov Sumsel Pantau Kebutuhan Pokok

Pemprov Sumsel Pantau Kebutuhan Pokok NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) minta agar persediaan bahan pokok di…

Banten Genjot Perekaman KTP-e Untuk Pemilih Pemula

Banten Genjot Perekaman KTP-e Untuk Pemilih Pemula NERACA Serang - Pemerintah Provinsi Banten, mendorong dinas kependudukan dan catatan sipil di…

CPPD Wilayah Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp54,9 Miliar - Medio Januari-Mei 2018

CPPD Wilayah Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp54,9 Miliar  Medio Januari-Mei 2018 NERACA Jakarta - Medio Januari-Mei 2018, Kantor Badan Pendapatan…