BPPT-KLHK Kembangkan Pengelolaan Emas Nonmerkuri

BPPT-KLHK Kembangkan Pengelolaan Emas Nonmerkuri

NERACA

Lebak - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerja sama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengembangkan pembangunan teknologi pengolahan emas nonmerkuri di lokasi pertambangan emas skala kecil di 14 kabupaten.

"Pembangunan pengolahan emas nonmerkuri itu untuk mewujudkan ramah lingkungan sekitar PESK dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan dan ancaman kesehatan manusia," kata Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Mineral BPPT Dadan M Nurjaman saat meninjau lokasi pengolahan emas non merkuri di Desa Lebak Situ Kecamatan Lebakgedong Kabupaten Lebak, Kamis (11/1).

Pembangunan pengolahan emas nonmerkuri merupakan intruksi Presiden Joko Widodo tentang penghentian penggunaan merkuri dalam kegiatan penambangan emas. BPPT dan KLHK tahun 2018 akan mengalokasikan anggaran pembangunan fasilitas pengolahan emas nonmerkuri di 14 kabupaten.

Ke-14 kabupaten itu antara lain Banyumas (Jateng), Pacitan (Jatim), Kabupaten Sekotong (NTB), Kabupaten Tatelu (Sulut), Kabupaten Aceh Jaya (NAD), Kabupaten Sijunjung (Sumbar), Kabupaten Mamuju (Sulbar) dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Sulut). Begitu juga Kabupaten Minahasa Selatan (Sulut), Kabupaten Konawe (Sulawesi Tenggara), Kabupaten Barito Barat (Kalteng), Kabupaten Kotawaringin (Kaltengah) dan Kabupaten Kapuas Hulu (Kalbar).

Pembangunan pengolahan emas nonmerkuri itu agar para PESK tidak menggunakan merkuri karena tidak ramah lingkungan. Selain itu juga membahayakan bagi kesehatan masyarakat jika terkena limbah merkuri, sebab zat merkuri tersebut tidak memiliki senyawa dengan yang lainnya. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk menghapuskan penggunaan merkuri dalam kegaiatan pertambangan rakyat.

"Kami berharap dibangunya fasilitas pengolahan emas nonmerkuri maka para penambang rakyat sudah terbiasa menggunakan metode pengolahan emas bebas merkuri," ujar dia.

Menurut dia, pembangunan pengolahan emas non merkuri itu nantinya para penambang memproses emas menggunakan sianida karena lebih menguntungkan dari hasil produksi. Ant

BERITA TERKAIT

Kemenkop Terus Kembangkan Notaris Khusus Koperasi

Kemenkop Terus Kembangkan Notaris Khusus Koperasi NERACA Jakarta - Deputi Bidang Kelembagaan Meliadi Sembiring menegaskan bahwa pada 2018 ini pihaknya…

Grup Sinarmas Kembangkan Sky House BSD+

Grup Sinarmas Kembangkan Sky House BSD+ NERACA Tangerang - Group Sinarmas mengembangkan 12 menara hunian Sky House BSD+ di atas…

EMDE Gandeng Pewaralaba Lulu Hypermarket - Kembangkan Superblok Vivo Sentul

NERACA Jakarta –Perluas penetrasi pasar ritel dan juga menggenjot pendapatan, PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) menggandeng pewaralaba besar dari Timur…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Disdukcapil Kota Depok Raih ISO 9001:2008

Disdukcapil Kota Depok Raih ISO 9001:2008 NERACA Depok - Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, meraih…

Bulog Sumsel Sudah OP Beras 3.900 Ton

Bulog Sumsel Sudah OP Beras 3.900 Ton NERACA Palembang - Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung…

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak hingga kini di daerah…