Cari Utang Rp25,5 triliun, Pemerintah akan Terbitkan SUN

NERACA

Jakarta - Pemerintah akan melelang lima seri obligasi negara atau Surat Utang Negara (SUN) pada 16 Januari 2018, untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN. Keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, di Jakarta, Kamis (11/1), menyebutkan jumlah indikatif SUN yang dilelang sebesar Rp17 triliun dengan target maksimal yang dimenangkan Rp25,5 triliun.

Kelima seri obligasi itu adalah seri SPN03180417 (penerbitan baru) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo 17 April 2018 serta seri SPN12190104 (penerbitan kembali) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo 4 Januari 2019. Selain itu, seri FR0064 (penerbitan kembali) dengan tingkat bunga 6,125 persen dan jatuh tempo 15 Mei 2028, seri FR0065 (penerbitan kembali) dengan tingkat bunga 6,625 persen dan jatuh tempo 15 Mei 2033 dan seri FR0075 (penerbitan kembali) dengan tingkat bunga 7,5 persen dan jatuh tempo 15 Mei 2038.

Penjualan SUN akan dilaksanakan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan Bank Indonesia dan bersifat terbuka, menggunakan metode harga beragam. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) membayar sesuai imbal hasil yang diajukan.

Sedangkan, pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian nonkompetitif akan membayar sesuai dengan imbal hasil rata-rata tertimbang dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Pemerintah memiliki hak untuk menjual kelima seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta.

Sebelumnya dalam lelang awal tahun, pemerintah menyerap dana sebesar Rp25,5 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN) pada Rabu (3/1) dengan total penawaran yang masuk mencapai Rp86,2 triliun.

BERITA TERKAIT

Bank BJB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - Incar Pertumbuhan Kredit 13%

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kredit tahun ini lebih agresif lagi, PT Bank BJB Tbk (BJBR) bakal menerbitkan obligasi senilai…

Intiland Terbitkan Obligasi Rp 3,37 Triliun

NERACA Jakarta –Lunasi utang, PT Intiland Development Tbk (DILD) berencana menerbitkan obligasi global (global bond) maksimal US$ 250 juta atau…

Bank Mayora Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Guna perkuat likuiditas, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan kembali menerbitkan surat utang senilai Rp 500 miliar. Berdasarkan pengumuman Kustodian…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Konsumsi Sayuran Dan Buah Masyarakat Indonesia Masih Kurang

      NERACA   Jakarta - Southeast Asian Food and Agriculture Science and Technology (SEAFAST) Center Institut Pertanian Bogor…

Taitra Bawa 30 Perusahaan untuk Jajaki Pasar Indonesia

      NERACA   Jakarta - Taiwan External Trade Development Council (Taitra) bersama dengan Bureau of Foreign Trade (BOFT)…

Erajaya Agresif Ingin Buka 250 Toko di 2018

      NERACA   Jakarta - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) secara agresif akan membuka gerai sebanyak 250 toko…