Aset Bank Syariah Naik 39%

NERACA

Solo--- Aset perbankan syariah yang mencakup Bank Umum Syariah, Unit Usaha Syariah, dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah di wilayah eks Keresidenan Surakarta pada Desember 2011 mencapai Rp2,48 triliun atau tumbuh 39,37%. “Penghimpunan dari dana pihak ketiga (DPK) oleh perbankan syariah di daerah eks Keresidenan Surakarta pada Desember 2011 mencapai Rp1,76 triliun,” kata Pimpinan Kantor Bank Indonesia Solo, Doni P. Joewono, di Solo, Kamis.

Doni menambahkan meningkatnya DPK direspons perbankan syariah dengan menyalurkan pembiayaan lebih banyak lagi. Outstanding pembiayaan perbankan syariah pada Desember 2011 sebesar Rp2,01 triliun atau tumbuh 25,13%.

Menurut Doni, fungsi intermediasi perbankan syariahjuga telah berjalan dengan baik, tercermin dari indikator Financing to Deposit Ratio (FDR) pada Desember 2011 sebesar 113,94%. Sementara itu, kualitas pembiayaan juga tetap terjaga tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) Gross sebesar 2,92%.

Lebih jauh kata Doni, perkembangan yang baik pada perbankan tidak terlepas dari dukungan sistem pembayaran yang berjalan lancar. Hingga Desember 2011, inflow atau aliran uang masuk dari perbankan ke Kantor Bank Indonesia (KBI) Solo tercatat sebesar Rp8,01 triliun. Sedangkan outflow atau aliran uang keluar dari KBI Solo ke perbankan sebesar Rp3,99 triliun, sehingga netinflow menjadi sebesar Rp4,03 triliun.

Doni P. Joewono mengatakan, untuk mencegah peredaran uang palsu, KBI Solo selalu aktif melakukan sosialisasi keaslian uang rupiah kepada masyarakat bekerjasama dengan instansi terkait untuk memberantas uang palsu. **cahyo

BERITA TERKAIT

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5,3% di 2018

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 sebesar 5,3 persen, lebih tinggi dari…

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

JMA Syariah Tetapkan IPO Rp 140 Per Saham

PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMA Syariah) telah menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum saham perdana mereka. Harga…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…