YAPL Gelar Program Bela Negara Aku Anak Indonesia Hebat - Bangun Pondasi Kebangsaan Sejak Dini

Maju dan mundurnya suatu negara ada di tangan pemuda, maka dari itu peranan pemuda dalam membangun bangsa Indonesia sangatlah penting. Namun kini ditengah surutnya nilai-nilai nasionalise oleh budaya hedonisme dan individualisme, kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan. Maka berangkat dari situlah, Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) bekerjasama dengan FBI (Formula Bisnis Indonesia) dan SociopreneurID menggelar Program Bela Negara bertema “Aku Anak Indonesia Hebat (AAIH).

Cosmas Batubara, Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, anak-anak merupakan kunci utama pembangunan suatu bangsa. Penanaman pondasi kebangsaan yang kuat sejak dini pada anak-anak akan menjadikan mereka sebagai individu yang tangguh, penguat keluarga dan berkepribadian nasionalis, terutama dalam menghadapi berbagai kendala dan ancaman di masa mendatang. “Hal ini sejalan dengan salah satu misi Yayasan Agung Podomoro Land yaitu mewujudkan masyarakat sejahtera secara individu melalui karya dan nyata yang inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan AAIH diikuti oleh sekitar 150 anak dan orang tua murid dari Sekolah Tunas Alam Mulia (TPA Bantar Gebang), Bekasi. Pada kegiatan tersebut, anak – anak di Sekolah Alam Tunas Mulia memperoleh edukasi dari tim pengajar yang berasal dari Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, melalui serangkaian aktivitas dan permainan edukatif. Beberapa kegiatan di AAIH ini meliputi menuliskan cita-cita, pembuatan karya seni daur ulang, membuat gambar dengan kancing (mengolah barang biasa menjadi barang yang memiliki nilai seni), peta harapan (menyalurkan harapan anak-anak untuk Indonesia), membuat gelang persahabatan (membuat gelang simbol pertemanan dari barang yang tidak terpakai, seperti sedotan), mural, berkunjung ke Taman Mekar Sari, serta mempersiapkan talent show (paduan suara dan tarian tradisional) untuk tampil di penghujung acara.

Asal tahu saja, program bela negara tidak hanya mengedukasi anak-anak melalui serangkaian aktivitas dan permainan edukatif, orang tua murid juga terlibat dalam pendampingan mengenai program bela negara. Orang tua murid dibina melalui serangkaian pemahaman mengenai pentingnya bela negara, ancaman apa saja yang secara langsung dapat memengaruhi kehidupan masyarakat Bantar Gebang, dan perubahan pola pikir. Mereka juga diajak untuk belajar menjadi pribadi yang memiliki pemikiran terbuka, agar mampu berkembang dan bersaing dengan situasi dan kondisi Indonesia pada saat ini.

BERITA TERKAIT

Menteri LHK - Masyarakat Indonesia Gunakan 9,8 Miliar Kantung Plastik

Siti Nurbaya Menteri LHK Masyarakat Indonesia Gunakan 9,8 Miliar Kantung Plastik  Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti…

Kemenkop-TopKarir Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia

Kemenkop-TopKarir Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia NERACA Jakarta - CEO dan Co-Founder PT Top Karir Indonesia Bayu Janitra Wirjoatmodjo meyakini…

SMGR Akuisisi 80,6% Saham Holcim Indonesia - Kuras Kocek US$ 917 Juta

NERACA Jakarta – Ekspansi bisnis semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) semakin gemuk setelah berhasil sukses mengakuisisi saham…

BERITA LAINNYA DI CSR

Ringankan Beban Korban Gempa Palu - Sharp Gelar Trauma Healing dan Pengobatan Gratis

Sebagai bentuk rasa kemanusian dan kepedulian terhadap korban bencana gempa Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya, PT Sharp Electronics Indonesia melalui…

Gelar Pelatihan Kewirausahaan - Go-Jek Lebih Dari Sekedar Alat Transportasi

Sukses dan maju bersama para mitranya menjadi prinsip besar Go-Jek sebagai platform on-demand terdepan di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan Go-Jek…

Inovasi Program RISE - Memberdayakan Disabilitas From Zero To Hero

Stigma negatif baik dalam keluarga dan masyarakat masih menghantui penyandang disabilitas. Pasalnya, penyandang disabilitas dianggap sebagai beban, merepotkan, memalukan, tidak…