Pegawai BI Apresiasi Seleksi Dewan Komisioner OJK

NERACA

Jakarta – Terkait dengan diumumkannya proses seleksi dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang pendaftarannya hingga 14 Februari 2012, Ikatan Pegawai Bank Indonesia (Ipebi) mewakili aspirasi pegawai Bank Indonesia memandang perlu menyampaikan hal-hal terkait dengan pelaksanaan proses seleksi tersebut.

Menurut Ketua Umum Ipebi Agus Santoso, pihaknya mengapresiasi panitia seleksi (Pansel) OJK yang membuka kesempatan bagi semua putra-putri terbaik bangsa yang memenuhi persyaratan UU OJK untuk mengikuti proses seleksi pemilihan dewan komisioner OJK.

Ipebi pada prinsipnya menaruh harapan besar kepada Pansel untuk dapat melakukan proses seleksi secara transparan, menjunjung tinggi good governance, dan mengedepankan aspek profesionalisme, kompetensi dan integritas, dibandingkan aspek-aspek lainnya. “Kami mengimbau dan mengharapkan agar penilaian integritas calon melalui penelusuran track record dilakukan secara konsisten melalui lembaga-lembaga yang memiliki kewenangan untuk itu,” ujar Agus dalam keterangan persnya diterima Neraca, Kamis (2/2).

Menurut Agus, Ipebi akan memantau dengan seksama proses seleksi ini, sehingga Dewan Komisioner OJK yang terpilih sesuai dengan harapan masyarakat, mengingat OJK adalah lembaga yang sangat strategis yang mengawasi dana masyarakat yang dipercayakan di sektor keuangan, dan mengingat pelaksanaan tugas pengawasan sektor keuangan (Bank) yang saat ini dilaksanakan BI akan dipindahkan ke OJK pada waktunya sebagaimana diatur UU OJK.

Sebelumnya Pansel OJK telah membuka pengumuman seleksi anggota dewan komisioner sejak 30 Januari 2012. Bagi masyarakat yang berminat mendaftar dapat melihat situs www.pansel.ojk.go.id. Berdasarkan pasal 15 UU No.21 Tahun 2011 tentang OJK disebtkan syarat menjadi anggota dewan komisioner, antara lain mempunyai pengalaman atau keahlian di sektor jasa keuangan, tidak pernah dinyatakan pailit atau tidak pernah menjadi pengurus perusahaan yang menyebabkan perusahaan tersebut pailit dan berusia paling tinggi 65 tahun.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menetapkan sembilan anggota panitia seleksi dewan komisioner OJK. Mereka adalah Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebagai Ketua tim pansel dan merangkap anggota. Anggota Pansel yang mewakili Bank Indonesia adalah Gubernur BI Darmin Nasution dan Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah.

Anggota panitia seleksi lainnya yang berasal dari pemerintah adalah Dirjen Pajak Fuad Rachmany dan Wakil Menteri BUMN Mahmuddin Yasin. Sementara itu, ada empat anggota panitia seleksi yang mewakili pasar modal yaitu Mas Ahmad Daniri (mantan Direktur BEI), yang mewakili perbankan Gunarni Suworo (Komisaris Bank Mandiri), mewakili industri non bank Ariyanti Suliyanto (Komisaris Wanaartha Life) dan yang mewakili pasar serta akademisi adalah M. Chatib Basri dari FEUI. **fird

BERITA TERKAIT

OJK Raih WTP dari BPK

    NERACA   Jakarta - Laporan keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari…

OJK Dorong BPD Lakukan Spin Off Unit Syariahnya

    NERACA   Pontianak - Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, sampai saat…

Korupsi Massal Anggota Dewan

  Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi., Dosen Pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Solo Ironis, di tengah terpaan perang dagang dan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

CIMB Group Jaring Talenta Bidang Digital

  NERACA   Jakarta - CIMB Group Holdings Berhad (CIMB Group) menyelenggarakan CIMB 3D Conquest, kompetisi yang bertujuan mendapatkan dan…

Persiapan Pertemuan IMF – World Bank Hampir Matang

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhur Binsar Pandjaitan mengatakan persiapan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World…

Mandiri Utama Finance Luncurkan Produk Syariah

      NERACA   Jakarta – Melihat potensi pasar yang besar, PT Mandiri Utama Finance (MUF) meluncurkan produk pembiayaan…