Sruput Kesegaran Usaha Minuman Teh Thailand

Minuman teh Thailand kian naik daun belakangan ini. Meski banyak yang menawarkan paket kemitraan. Tapi pemain baru terus bermunculan dan langsung menawarkan kerjasama. Salah satunyaseperti Lala Thai Tea.

Usaha racikan Rahmad Asrdiansyah ini baru beroperasi sekitar sebulan lalu di wilayah Jakarta Timur. Menurutnya, potensi usaha minuman khas negeri gajah ini masih akan bagus kedepan karena rasanya yang digemari serta dapat dikonsumsi oleh semua kalangan.

Tidak ingin membuang waktu dan sudah berpengalaman dibidang kemitraan, dia langsung membuka peluang kerjasama. Alhasil, sudah ada lima mitra yang bergabung dengan persebaran lokasi di Jakarta dan Tangerang. Jadi, total gerai yang beroperasi saat ini ada tujuh dengan pembagian dua milik pribadi dan lima lainnya milik mitra.

Menyasar konsumen kalangan menengah ke bawah, dia membanderol produknya seharga Rp 7.000 per cup. "Meski harga terjangkau, kami menggunakan bahan yang berkualitas," katanya

Untuk menunya ada tujuh varian beberapa diantaranya, thai tea, milk tea, dan taro. Lainnya, dia tidak menampik bila persaingan dibisnis ini kian ketat. Agar tetap bertahan, Rahmad selalu menjaga kualitas produk miliknya dan juga getol melakukan digital marketing melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan lainnya.

Lala Thai Tea menawarkan kemitraan dengan nilai investasi Rp 6 juta. Dengan modal tersebut, fasilitas yang didapatkan mitra adalah satu unit booth portable , bahan baku awal sekitar 240 porsi, pelatihan, perlengkapan, branding, dan lainnya.

Untuk menjaga kualitas dan menjaga rasa agar tidak berubah, mitra usaha wajib membeli bahan baku utama dari pusat.

Berdasarkan perhitungannya, waktu balik modal mitra sekitar dua hingga tiga bulan. Dengan catatan, dalam sehari mampu menjual sekitar 50 porsi. Setelah dikurangi biaya bahan baku dan operasional, porsi keuntungan bersih yang dapat dikantongi mitra hampir 100%.

BERITA TERKAIT

Bisnis Teh Unilever Tetap Beroperasi - Sariwangi Dinyatakan Bangkrut

NERACA Jakarta – Bangkrutnya PT Sarwangi Agricultural Estate Agency setelah dinyatakan pailit oleh pengadilan setelah gagal membayar utang, dipastikan tidak…

DSSA Suntik Anak Usaha Senilai Rp 4,5 Miliar

NERACA Jakarta –Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menambah modal pada anak usaha, PT Buana…

Usaha Kecil Disebut Serap Paling Banyak Pekerja

NERACA Jakarta – Survei Organization of Economic Cooperation Development (OECD) menunjukkan sektor usaha kecil dan menengah (UKM) menyerap paling banyak…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…