Raup Dana Cukai Tembakau Rp1, 453 Miliar - Kabupaten Kuningan

Kuningan - Pendapatan cukai memang cukup menggiurkan. Lihat saja Kabupaten Kuningan, setiap tahun lebih dari satu miliar rupiah mendapat suntikan dari cukai tersebut. Dan di tahun 2011, cukai tembakau untuk Kabupaten Kuningan sebesar Rp1,453 miliar, dan diperkirakan di tahun 2012 bagi hasil cukai itu akan naik.

Di satu sisi, pemerintah mengkampanyekan bahaya merokok, bahkan di beberapa daerah sudah memiliki Perda lokalisasi perokok, termasuk Kuningan memiliki Perda tersebut. Ironisnya, dana kampanye itu berasal dari bea cukai. Banyak Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di daerah diberikan suntikan dana untuk mengcounter bahaya merokok.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, SOPD di Kuningan yang mendapat bea cukai tersebut, diantaranya, Dinas Kesehatan terkait bahaya merokok untuk kesehatan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan terkait bahan baku tembakau, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Koperasi dan UKM terkait pabrik rokok.

Lalu, Dinas Sosial Tenaga Kerja terkait pemanfaatan tenaga di lingkungan pabrik, Badan Pertanaman dan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) terkait bahaya asap rokok, Dinas Pendidikan terkait pelarangan merokok bagi pelajar, Satpol PP terkait penertiban cukai ilegal dan Bappeda terkait agribisnis tembakau.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda, H. Yayan Sofyan menjelaskan, setiap SOPD berbeda dalam mendapatkan dana cukai tersebut, tergantung bentuk dan program yang digulirkannya. “Setiap tahun SOPD harus mempunyai program terkait dengan cukai, baik dalam kampanye bahaya merokok sampai bahan baku tembakau (kalau ada) di daerah ini,” jelas Yayan kepada Neraca, kemarin.

Kuningan sendiri, menurut dia, mempunyai pabrik rokok lokal tapi produksinya masih jauh sedikit dibanding dengan pabrik rokok nasional. Setiap tahun bea cukai kontribusi dari pabrik rokok lokal Kuningan untuk negara sekitar Rp5 juta pertahun. nung

BERITA TERKAIT

Patok Harga Rp 1.495 Persaham - LPCK Raup Dana Rights Issue Rp 2,96 Triliun

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih…

Bidik Dana IPO Rp 62,5 Miliar - Bima Sakti Pertiwi Percantik Mal di Pekanbaru

NERACA Jakarta – Guna mendanai ekspansi bisnis berupa pembebasan lahan dan pembangunan mall baru, PT Bima Sakti Pertiwi (BSP) perusahaan…

Anak Usaha DEAL Bidik Kontrak Rp100 Miliar

NERACA Jakarta - Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) melalui anak usahanya mengincar kontrak jangka…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pertemuan Menteri LH G-20 Positif untuk Penanganan Sampah Plastik - Menteri LHK

Pertemuan Menteri LH G-20 Positif untuk Penanganan Sampah Plastik Menteri LHK NERACA Karuizawa, Jepang - Penanganan sampah plastik laut akan…

Pajak dan Retribusi Kuningan 2018 Sangat Memprihatinkan - PDAU Penyumbang Terkecil

Pajak dan Retribusi Kuningan 2018 Sangat Memprihatinkan PDAU Penyumbang Terkecil NERACA Kuningan – Pada putaran realisasi APBD 2018, ternyata masih…

Gubernur Jabar Nilai Manajemen Mudik 2019 Terbaik

Gubernur Jabar Nilai Manajemen Mudik 2019 Terbaik NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menilai manajemen arus mudik…