Targetkan eBataraPos Rp2,3 Triliun - BTN-Pos Indonesia

NERACA

Jakarta-- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan dana pihak ketiga (DPK) hingga mencapai Rp2,3 triliun dari produk Tabungan eBataraPos. "Target itu, tahun lalu kita capai Rp500 miliar. Tahun ini kita mau tumbuh sekitar itu juga," ujar Direktur BTN Irman A Zahiruddin, dalam acara pengundian grand prize "Banjir Emas" eBataraPos di Menara BTN, Jakarta, Selasa (31/1/2012).

Irman menambahkan program undian "Banjir Emas" sendiri dinilai sukses menarik minat masyarakat untuk menabung di Tabungan eBataraPos. Melalui tambahan Rp500 miliar selama tahun 2011, total dana Tabungan eBataraPos sampai akhir tahun lalu mencapai sebesar Rp1,8 triliun. "Saat ini kita sudah buka kantor pelayanan kas di 2.700 kantor pos untuk penghimpunan dana. Potensi kerja sama dengan PT Pos ini sangat besar dengan 3.800 jaringan kantor, untuk menutupi keterbatasan jaringan," tambahnya.

Bukan hanya itu, lanjut Irman lagi, kerja sama BTN dengan kantor pos dalam melayani masyarakat juga menjaring lebih banyak dana masyarakat, BTN berencana meningkatkan pelayanan di kantor pos selaiknya kantor bank yang bisa menawarkan produk lain selain tabungan. "Kita sudah buka empat kantor cabang pembantu di kantor pos, ini bisa salurkan kredit, yang mau kita dorong melalui ini adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR),” Kita akan buka lebih banyak, kerja sama dengan PT Pos sehingga kantor-kantor itu bisa seperti kantor bank yang punya produk lending dan funding," tukasnya.

Di kesempatan lain Direktur Utama PT Pos Indonesia (persero) I Ketut Mardjana menambahkan, dari tahun ke tahun potensi kerja sama dengan BTN sendiri semakin besar. Terlebih, lanjutnya, saat ini 3.700 kantor dari total 3.800 kantor pos sudah terhubung secara real time online.**bari

BERITA TERKAIT

BTN Kucurkan Kredit Lebih Dari Rp155 triliun - Dukung Program Sejuta Rumah

  NERACA Ambarawa - Di tengah dinamika perekonomian dalam kurun 3 tahun terakhir, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. konsisten…

Keppel Land Garap Proyek Properti Rp 1 Triliun - Gandeng Metropolitan Land

NERACA Jakarta - Keyakinan pasar properti di Indonesia masih tetap positif, Keppel Land Limited (Keppel Land) kembali menggarap pasar Indonesia…

Dana Kelola Pinnacle Investment Rp 2,3 Triliun

Per September 2017, Pinnacle Investment diperkirakan telah meraup dana kelolaan reksadana mencapai Rp 2,3 triliun. Dana kelolaan perusahaan manajer investasi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

Bangun Infrastruktur SID Butuh Rp650 miliar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur atau…

BNI Dukung Peremajaan Kelapa Sawit

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung program pemerintah dalam percepatan peremajaan…