PT Timah Bikin Perusahaan Patungan - Eksplorasi Tambang di Nigeria

NERACA

Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis di luar negeri, PT Timah Tbk membentuk perusahaan patungan bersama perusahaan asal Nigeria, Topwide Ventures Limited untuk mengelola eksplorasi, operasi penambangan, processing dan pemurnian, pengangkutan, penjualan & pemasaran timah dan mineral turunan yang berada di Nigeria. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama PT Timah Tbk, Mochtar Riza pahlevi dan Chairman Topwide Ventures Limited Clement Annie Okonkwo di Hotel Fraser Abuja, Nigeria. Duta Besar Indonesia untuk Nigeria Harry Purwanto menegaskan bahwa langkah PT Timah Tbk untuk melaksanakan kerjasama internasional ini adalah sebuah langkah yang monumental, bersejarah dan strategis khususnya untuk hubungan baik kedua negara.”PT Timah Tbk adalah perusahaan dengan kendali pemerintah Republik Indonesia pertama yang melaksanakan perluasan bisnis di Nigeria. Ini adalah contoh yang baik untuk investor Indonesia yang ingin berinvestasi di Nigeria," katanya.

Dirinya mengharapkan, proyek ini bisa berjalan baik dan menimbulkan benefit tidak hanya untuk Nigeria tapi juga untuk Indonesia. "Untuk itu kami berterimakasih kepada PT Timah atas terealisasinya kerjasama ini,” katanya.

Perusahaan patungan ini, akan mengoptimalkan areal konsesi pertambangan seluas 16.000 Ha dan ditargetkan di tahap awal memiliki kapasitas produksi hingga 5.000 metrik ton per tahun. Dalam waktu dekat, direncanakan perusahaan yang berbasis di Afrika Barat ini akan segera menyelesaikan proses awal untuk dapat membangun pabrik dan ditargetkan pada tahun 2018 sudah dapat memulai konstruksi.

Pimpinan Topwide Venture Limited Annie Okonkwo menyatakan bahwa kerjasama kedua perusahaan adalah sebuah langkah yang akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi tidak hanya untuk Nigeria namun juga untuk Afrika. Sementara Direktur Utama PT Timah Tbk, M Riza Pahlevi menegaskan, dengan penandatanganan ini pihaknya diperkuat dengan dukungan penuh pemerintah Nigeria. “Semoga kerjasama ini dapat memberikan keuntungan tidak hanya bagi kedua perusahaan namun juga kepada Indonesia dan Nigeria sebagai Negara” kata Riza.

Di kuartal tiga 2017, laba bersih PT Timah Tbk (TINS) capai Rp 300,57 miliar. Capaian ini naik signifikan 493,37% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 50,65 miliar. Sementara pendapatan TINS di kuartal tiga 2017 naik 44,17% menjadi sebesar Rp 6,62 triliun bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,59 triliun. Top line ini berbeda jauh bila dibandingkan dengan bottom line TINS.

Sementara pendapatan TINS tersebut dikontribusi oleh penjualan logam timah dan tin solder sebesar Rp 5,92 triliun atau naik 38,16% year on year (yoy). Lalu penjualan tin chemical sebesar Rp 529,83 miliar atau naik 206,66% yoy. Selain itu, ada pendapatan jasa rumah sakit Rp 167,25 miliar atau naik 51,92% yoy, pendapatan jasa galangan kapal sebesar Rp 6,48 miliar atau turun 21,15% yoy dan pendapatan jasa lainnya sebesar Rp 2,02 triliun atau turun 89,67% yoy.

BERITA TERKAIT

Dana Eksplorasi INCO Capai Rp 8,39 Miliar

Sepanjang September 2018, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah menggelontorkan dana kegiatan eksplorasi sebesar US$ 552.865 atau sekitar Rp 8,39…

Perusahaan Pembiayaan Diminta Mendata Debitur Terdampak Bencana

      NERACA   Palu - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perusahaan industri keuangan nonbank seperti perusahaan pembiayaan agar…

TRAM Kantungi Kontrak Baru Citra Dayak - Perkuat Bisnis Lini Tambang

NERACA Jakarta – Geliat bisnis industri pertambangan memberikan dampak positif terhadap kinerja PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM). Pasalnya, emiten…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…