Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8 juta rumah terkoneksi internet (homepassed) pada 2021. Secara year-to-date (ytd), saat ini homepassed LINK telah bertambah 118.000 rumah menjadi 1,94 juta home passed.

Joel Ellis, Head of Investor Relations LINKmenjelaskan, saat ini perseroannya menargetkan penambahan jaringan khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. "Kami optimistis sampai akhir tahun tembus target 120.000 sampai 150.000 home passed," kata Joel di Jakarta, kemarin.

Peningkatan pelanggan tersebut diikuti kenaikan rata-rata pendapatan per pelanggan atau average revenue per user (ARPU). LINK mencatat peningkatan ARPU menjadi Rp 420.000. LINK terus memperluas cakupan jaringannya dan menambah 118.000 rumah terkoneksi baru hingga akhir September 2017. Penetrasi jumlah pelanggan terhadap cakupan jaringan juga meningkat menjadi 28,8%.

Menurut Joel, ekspansi jaringan tak hanya di daerah properti Lippo Group. Asal tahu, LINK merupakan bagian dalam konglomerasi Lippo. "Kami tentu masuk ke area properti perumahan padat penduduk lain. Di samping ke area perkantoran yang juga potensial," lanjutnya.

Asal tahu saat ini komposisi penjualan bisnis jaringan LINK 85% masih di area perumahan. Sisanya 15% dari perkantoran. Hingga kuartal III-2017, LINK meraih pendapatan sebesar Rp 2,5 triliun, naik 16,77% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara LINK mencatatkan laba usaha Rp 1 triliun, atau naik 22,43% dari laba usaha sebelumnya Rp 819,56 miliar. "Untuk tahun ini kami optimistis pendapatan bisa tumbuh naik 13% sampai 15%," jelasnya.

BERITA TERKAIT

Bank BTPN Catatkan ESOP 45 Ribu Saham

NERACA Jakarta – Dukung pendalaman industri pasar modal dan juga menggenjot pertumbuhan investor pasar modal, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional…

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

Bangun Pabrik di Jawa Tengah - PBID Targetkan Konstruksi Kuartal 1/2019

NERACA Jakarta – Rencana pembangunan pabrik baru di Jawa Tengah, terus di kejar progresnya oleh PT Panca Budi Idaman Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…