Sritex Berniat Akuisisi Perusahaan Tekstil

PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex terus berupaya memperbesar kerajaan bisnisnya tahun depan. Rencananya, perseroan bakal mengambil alih perusahaan tekstil lainnya untuk mempercepat akselerasi bisnisnya. Direktur Utama Sri Rejeki Isman, Iwan Setiawan Lukminto mengatakan, perseroan masih terus mengkaji rencana aksi anorganik tersebut. Niatan ini merupakan aksi lanjutan dari private placement yang sebelumnya dilakukan perusahaan.”Kita akan mengakuisisi perusahaan tekstil domestik yang memiliki pasar ekspor yang cukup kuat," katanya di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut dirinya mengatakan perihal dana akuisisi akan menggunakan dana hasil private placement yang sebesar Rp658,44 miliar. Meskipun belum membeberkan berapa nilai akuisisi tersebut, perseroan memproyeksikan dengan adanya aksi anorganik tersebut maka pendapatan perusahaan diproyeksikan meningkat 20% hingga 30%."Kalau tanpa akuisi, pendapatan di 2018 diproyeksikan hanya tumbuh 15%," tambahnya.

Sebagai catatan, hingga September tahun ini Sri Rejeki Isman mencetak pendapatan sebesar US$ 572,5 juta atau bertumbuh 14,82% dari periode yang sama tahun lalu US$ 498,6 juta. Capaian itu akhirnya mengerek angka laba bersih perusahaan ke posisi US$ 45,7 juta dari periode yang sama tahun lalu US$ 40,1 juta.

BERITA TERKAIT

Sejak Revisi PMK, Delapan Perusahaan Terima Tax Holiday

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sebanyak delapan perusahaan atau wajib pajak sudah menerima…

Pergerakan Modal, Akuisisi dan Merger

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri   Ketika kekuasaan bersatu dan bekerjasama dengan pengendali modal global membangun perekonomian…

Perusahaan Pembiayaan Diminta Mendata Debitur Terdampak Bencana

      NERACA   Palu - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perusahaan industri keuangan nonbank seperti perusahaan pembiayaan agar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…