DSSA Kantungi Pinjaman US$ 40 Juta

Awal pekan kemarin, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (persero). Plafon pinjaman tersebut sebesar US$ 40 juta dengan jangka waktu 7 tahun dan suku bunga LIBOR-1 bulan di tambah 4,6% per tahun.

Susan Chandra, Sekretaris Perusahaan DSSA dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, pinjaman tersebut dijamin dengan aset tetap perusahaan. Pinjaman ini akan meningkatkan rasio utang terhadap ekuitas perusahaan namun dirinya menyatakan tidak signifikan.”Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk menambah modal kerja anak-anak perusahaan yang bergerak di bisnis penyediaan tenaga listrik," ujarnya.

Dengan pinjaman tersebut, maka kegiatan operasional di anak-anak perusahaan akan berjalan lancar. DSSA memang saat ini tengah berproses menyelesaikan proyek PLTU Kendari III dan PLTU Kalteng I. Selain itu perusahaan masih membidik proyek-proyek lain di sektor tenaga listrik. Sebagai informasi, saat ini perseroan tengah membangun pembangkit listrik tenaga uap berkapasitas 2x100 megawatt di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

PLTU yang dikembangkan PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) ini dibangun di lahan seluas 20 hektare dan diperkirakan rampung pada 2019. Proyek IPP PLTU Kalteng-1 merupakan satu dari tiga proyek milik dari PT DSSA. Di mana perusahaan ini telah memiliki IPP PLTU Sumsel-2 berkapasitas 2x150 MW yang beroperasi secara komersial sejak Desember 2016, dan di Kendari-3 berkapasitas 2x50 MW yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

BERITA TERKAIT

Waskita Kantungi Pinjaman Kredit Rp 1 Triliun - Bangun Jalan Tol Salatiga-Kartasura

NERACA Jakarta - PT Waskita Karya Tbk baru saja meneken perjanjian kredit sebesar Rp 1 triliun. Dana dari perjanjian kredit…

Link Net Buyback Saham 216,03 Juta Saham

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Link Net Tbk (LINK) sepakat untuk memberi kewenangan kepada manajemen…

Ristia Bintang Rights Issue 653,44 Juta Saham - Akuisisi Hotel Le MeRidien di Bali

NERACA Jakarta – Danai ekspansi bisnisnya, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) masih memilih pendanaan pasar modal sebagai andalannya. Berdasarkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PP Presisisi Serap Dana IPO Rp 201,3 Miliar

Sejak debut perdananya di pasar modal, PT PP Presisi Tbk (PPRE) mengklaim sudah menghabiskan dana initial public offering (IPO) sebesar…

Investor Saham di Sulawesi Utara Tidak Panik

Investor di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak terpengaruh dengan runtuhnya selasar gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin…

MNC Sekuritas Agen Penjual Sukri SR-010

Sebagai perusahaan sekuritas yang memberikan jasa keuangan yang menyeluruh, PT MNC Sekuritas membuktikan komitmen dalam menyediakan beragam produk investasi yang…