Kini 100 Sekolah di Kaltim Terhubung Internet Cepat - Implementasi Gerakan Donasi Kuota

Peduli pada peningkatan kualitas dunia pendidikan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus menyalurkan kuota internet cepat yang terkumpul melalui program “Gerakan Donasi Kuota” (GDK) ke sekolah-sekolah yang membutuhkan. Setelah sebelumnya XL Axiata memulai penyaluran donasi di Sulawesi Utara, penyaluran berikutnya berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Terdapat 100 sekolah di sana dan 4.000 siswa yang menerima donasi kuota, dengan total kuota sebesar lebih dari 24 TB.

Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih dalam siaran persnya di Samarinda, kemarinmengatakan, donasi ini disalurkan kepada 100 sekolah setingkat SMA/SMK yang berada di Samarinda, Balikpapan, Bontang, Tenggarong, Sangatta, Panajam Paser Utara, dan Tanah Grogot. “Untuk menyusun daftar sekolah-sekolah yang layak menerima donasi, kami bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Pemilihan sekolah-sekolah tersebut antara lain menitikberatkan pada faktor kebutuhan, prestasi sekolah, juga lokai yang memungkinkan untuk mengakses layanan internet cepat.Kami berharap, donasi ini bisa segera diimplementasikan di setiap sekolah sehingga bisa mendukung aktivitas belajar mengajar, antara lain persiapan ujian nasional.”ungkapnya.

Selain di Kaltim, para periode Desember 2017, XL Axiata juga menyalurkan donasi kuota kepada 20 sekolah di Lombok dan 15 sekolah di Kalimantan Barat. Sekolah di Lombok yang menerima donasi berada di Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur dan Lombok Barat. Sementara sekolah di Kalimantan Barat tepatnya berada di Kota Pontianak.

Tri Wahyuningsih menambahkan, sejak diluncurkan pada Agustus 2017, hingga saat ini program GDK telah mampu mengumpulkan lebih dari 175 TB dari lebih 8.8 juta pelanggan XL. Program donasi ini melibatkan partisipasi pelanggan, yaitu dengan mendonasikan kuota paket data yang tidak terpakai secara langsung, atau dengan cara membeli paket XL Xtra Combo. Setiap kali ada pelanggan yang membeli paket XL Xtra Combo, maka pihak XL Axiata akan mengalokasikan sejumlah kuota untuk donasi ini. Jadi, semakin banyak pelanggan yang membeli paket XL Xtra Combo, maka akan semakin banyak kuota yang bisa didonasikan.

Dalam setahun ke depan sejak diluncurkan, XL Axiata menargetkan donasi ini akan bisa tersalur ke sedikitnya 5.000 sekolah di berbagai daerah. Dengan demikian diharapkan ratusan ribu siswa sudah bisa mendapatkan manfaat dari program ini dalam periode tersebut. XL Axiata berharap melalui program yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dari Sabang, Pulau Weh, Provinsi Aceh ini, akan mampu memfasilitasi sebagian besar sekolah yang berada di dalam area jangkauan layanan data miliknya, baik 3G maupun 4G LTE.

BERITA TERKAIT

Buyung Poetra Anggarkan Capex Rp 100 Miliar - Bangun Pabrik di Sumsel

NERACA Jakarta – Di tahun 2018, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) anggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar…

Gubernur Jabar Targetkan Sebar 100 Juta Benih Ikan

Gubernur Jabar Targetkan Sebar 100 Juta Benih Ikan NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) menargetkan tahun…

Layanan UPoint Tawarkan Banyak Kemudahan - Terhubung dengan 34 Publisher

NERACA Jakarta - Selain pengguna internet yang meningkat drastis, pengguna games online di Indonesia juga  meningkat tajam. TelkomGroup menyadari benar…

BERITA LAINNYA DI CSR

Bantu Siswa Beprestasi di Desa Binaan - Sinar Mas Berikan Beasiswa Hingga Perguruan Tinggi

Sebagai bentuk kepedulian pada dunia pendidikan, Sinar Mas Agribusiness and Food melalui unit usahanya PT Kartika Prima Cipta memberikan bantuan…

Bantu Kemanusiaan - ACT Indonesia Kirim 10 Ribu Ton Beras Ke Palestina

Atas nama kemanusiaan dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap masyarakat korban perang di Palestina, lembaga kemanusiaan nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT)…

Ringkan Beban Korban Kebarakan - Telkomsel Bantu 300 Paket dan Gratis Nelpon

Amukan si jago merah yang melumat pemukiman warga yang padat penduduk di 5 Rukun Tetangga (RT) Balikpapan kemarin, menjadi derita…