Humpuss Bidik Pendapatan Tumbuh 15% - Bergantung Pada Proyek Pemerintah

NERACA

Jakarta – Masih menjanjikannya bisnis jasa angkutan laut tahun depan, seiring dengan membaiknya harga minyak dunia mendorong PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) untuk mematok target bisnis lebih agresif lagi. Bahkan emiten perusahaan kapal dan jasa angkutan laut ini masih memandang positif bisnis tahun depan. Pasalnya, program tol laut dan proyek infrastruktur pemerintah mendorong kinerja perseroan.

Theo Lekatompessy, Direktur Utama PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk mengatakan, target pertumbuhan HITS tahun 2018 berkisar 15% dibandingkan prognosa (proyeksi) tahun 2017 ini yang sebesar US$ 68,7 juta. Itu artinya HITS mematok pendapatan tahun depan senilai US$ 79,5 juta. Sedangkan target pertumbuhan laba bersih sebesar 30%dari proyeksi 2017 ini US$ 10,27 juta menjadi US$ 13,35 juta di tahun depan. "Pertumbuhan laba bakal dua kali lipat dibandingkan pendapatan, kami juga berusaha meningkatkan added value yang ada," kata Theo di Jakarta, Selasa (12/12).

Soal strategi meraih target tersebut, tidak banyak yang berubah dibandingkan tahun ini. Bisnis HITS bertumpu pada prgoram pemerintah.HITS fokus pada sektor perawatan pelabuhan dan transportasi barang migas, petrokimia dan lainnya. Untuk perawatan pelabuhan, perseroan ini menambah beberapa unit pengeruk dredging vessel.

Manajemen menerangkan, investasi di tahun depan dipatok senilai US$ 85 juta atau senilai Rp 1,1 triliun. Sekitar 59% untuk menunjang proyek floating storage regasification unit (FSRU) Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1. Sedangkan sisanya untuk keperluan pembelian kapal tanker, dedging vessel dan kapal LPG. Sumber dana sekitar 70%-75% berasal dari pinjaman perbankan, sedangkan sisanya dari kas internal.

Lalu di tahun ini, perseroan optimis kinerja keuangan akan tumbuh signifikan. Berdasarkan prognosa (proyeksi) pertumbuhan sampai akhir tahun ini berkisar 14%. Budi Haryono, Direktur Keuangan HITS menjabarkan, perhitungannya tutup tahun ini pendapatan perseroan bisa mencapai US$ 68,7 juta. "Sekarang tinggal dua minggu lagi untuk tutup tahun, kami optimis,”tandasnya.

Adapun untuk laba bersih, perseroan menargetkan kenaikan hingga 91% dibandingkan tahun lalu. Itu artinya, laba bersih yang dipatok HITS akan mencapai US$ 10,27 juta, naik dari realisasi tahun lalu senilai US$ 5,38 juta. Sementara segmen usaha yang berkontribusi besar bagi Humpuss yaitu transportasi Liquifued Natural Gas (LNG), hampir 50%. Tahun ini, HITS telah melakukan investasi dengan membeli lima kapal. "Kami tambah dua kapal oil tanker dan tiga kapal dredging vessel, total nilai pembelian US$ 30 juta," kata Budi.

Ukuran kapal oil tanker yang dibeli masing-masing 17.500 dw ton dan 18.500 dw ton. Sedangkan kapasitas dua unit dredging vessel masing-masing 3.000 meter kubik, dan satu unit berukurang kecil 25 meter kubik. Sedangkan investasi untuk proyek terminal gas terapung floating storage regasification unit (FSRU) Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1, masih belum terealisasi di tahun ini. Rencananya investasi dimulai pada 2018 sembari membeli satu unit LNG tanker.

BERITA TERKAIT

Logindo Targetkan Pendapatan Tumbuh 10%

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10% pada tahun ini, seiring peningkatan…

BRI Targetkan 300.000 Kartu Kredit Baru pada 2018

      NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk optimistis akan target menerbitkan 300.000 kartu kredit…

Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun - IHSG Sepekan Tumbuh 1,07%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dicatatkan di Singapura - Garuda Optimis Bond Mampu Diserap Pasar

NERACA Jakarta – Danai pelunasan utang, PT Garuda Indonesia (Persero) bakal menerbitkan global bond dan hingga US$ 750 juta. Aksi…

OJK Edukasi Pasar Modal Syariah di Bekasi

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengintensifkan sosialisasi seputar pasar modal berbasis syariah guna meningkatkan pengetahuan dan penerimaan masyarakat seperti dilakukan…

META Bagikan Dividen Rp 2,5 Per Saham

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) bakal membagikan dividen interim kepada seluruh pemegang saham sebesar Rp 2,5 per…