BEI Kembali Perdagangkan Saham GTBO

Sejak disuspensi di 2015 lalu, kini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) pada perdagangan sesi pertama, Selasa (12/12). Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Goklas Tambunan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pencabutan suspensi (penghentian sementara perdagangan saham) dilakukan di pasar reguler dan tunai. Patut diduga dicabutnya suspensi saham perusahaan yang sejak 2015 lalu sudah dilakukan didasari atas adanya laporan kinerja keuangan perusahaan hingga kuartal tiga tahun ini.

Sebagai catatan, hingga sembilan bulan pertama tahun ini perusahaan pertambangan batu bara ini masih menderita rugi bersih senilai US$1,9 juta. Capaian ini tercatat susut jika dibandingkan dengan rugi bersih di periode yang sama tahun lalu US$ 6,10 juta. Naiknya penjualan perusahaan tetap tidak mampu mengkompensasi lonjakan beban pokok penjualan perusahaan. Tercatat penjualan perusahaan hingga September tahun ini mencapai angka USD6,65 juta dari periode yang sama tahun lalu dimana perseroan tidak membukukan angka penjualan.

Sementara posisi beban pokok mencapai US$7,88 juta atau naik dari posisi sebelumnya US$ 1,38 juta. Lalu, total aset per September 2017 nilainya mencapai US$56,71 juta atau naik dari periode yang sama tahun lalu US$ 55,10 juta.

BERITA TERKAIT

BEI Bakal Luncurkan Indeks Baru di Pasar - Gandeng Perusahaan Indeks Global

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir, mendorong PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

OJK Tegur BEI Soal Suspensi Saham MNCN

Meskipun kebijakan penghentian sementara perdagangan saham atau suspensi saham perusahaan yang tercatat di pasar modal adalah kewenangan PT Bursa Efek…

Laju IHSG Kembali Cetak Rekor 6.444,51 Point - Sentimen Perombakan Kabinet

NERACA Jakarta –Lagi, tren penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru di posisi 6.444,51 poin seiring dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasar Reksadana Marak di Tahun Politik

Di tahun politik saat ini, invetasi reksadana masih menjadi pilihan utama bagi para investor pasar modal. Oleh karena itu, manajer…

BNI Rilis Convertible Bond Rp 2 Triliun

Dalam rangka perkuat modal, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk akan mengeluarkan obligasi yang bisa dikonversi atau convertible bond guna…

BUMD dan Swasta di NTB Didorong Go Public

NERACA Mataram – Perbanyak jumlah emiten di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) aktif melakukan roadshow dan edukasi pasar…