WTON Targetkan Pendapatan Tumbuh 20%

Optimisme tahun depan akan jauh lebih baik kondisi perekonomian dalam negeri, memacu PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menargetkan pertumbuhan pendapatan 20% di 2018. Adapun per September 2017, WTON membukukan pendapatan Rp 3,43 triliun. Hingga akhir tahun ini, WTON menargetkan pendapatan Rp 5,1 triliun.

WTON membukukan laba Rp 223 miliar per September 2017. Besar laba ini meningkat 29,6% dibandingkan periode sama tahun lalu. Direktur Keuangan WTON Mohammad Syafii bilang, di akhir tahun ini WTON menargetkan laba bersih bisa mencapai Rp 360 miliar. "Carry over cukup tinggi. Lalu posisi persediaan yang siap dikirimkan juga cukup besar,”kata Direktur Keuangan WTON, Mohammad Syafii di Jakarta, kemarin.

Dengan demikian, WTON optimis target pendapatan tahun ini dapat tercapai. Ditambah lagi, saat ini kapasitas produksi WTON sudah mencapai 3 juta ton per tahun. Besar kapasitas produksi tersebut dicapai setelah penambahan dua pabrik baru yang baru beroperasi tiga bulan terakhir. Pabrik di Lampung Selatan dan Sumba menyumbang kapasitas produksi 300.000 ton per tahun. "Tanpa dua pabrik baru, utilitas kami di 97%. Karena ada pabrik baru, secara average jadi turun sekitar 76%," ujar Syafii.

Menurut Syafii,saat ini hanya ada satu proyek yang masih mungkin menjadi penggerus capaian laba di akhir tahun nanti. "Ada satu proyek yang pembayarannya pakai fasilitas SCM. Kami masih nego biar bunganya tidak full dibebankan ke kami. Kalau bisa 50:50, target Rp 360 miliar bisa tercapai, " tutur Syafii.

BERITA TERKAIT

SCMA Bukukan Pendapatan Rp 3,79 Triliun

NERACA Jakarta - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berhasil membukukan pendapatan neto sebesar Rp3,79 triliun pada periode Januari—September 2018,…

P3D Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp119 Miliar

P3D Kota Sukabumi Catat Pendapatan Rp119 Miliar NERACA Sukabumi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan…

Minat Investasi Syariah di DIY Tumbuh Signifikan - Pasar Sukuk Selalu Oversubscribe

NERACA Yogyakarta - Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan tren pertumbuhan investor pasar modal syariah di daerah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…