Ekspor Banten Oktober Naik 6,23 Persen

Ekspor Banten Oktober Naik 6,23 Persen

NERACA

Serang - Nilai ekspor Banten Oktober 2017 naik 6,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya dari 890,14 juta dolar AS menjadi 945,64 juta dolar AS.

“Peningkatan ekspor karena ekspor nonmigas yang naik 6,06 persen dari 882,35 juta dolar AS menjadi 935,85 juta dolar AS, dan ekspor migas naik 25,54 persen dari 7,80 juta dolar AS menjadi 9,79 juta dolar AS,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Agoes Soebeno di Serang, sebagaimana dikutip Antara, kemarin.

Khusus ekspor migas, kata Soebeno, peningkatan tersebut disebabkan oleh nilai ekspor komoditi gas dan hasil minyak yang mengalami peningkatan, mengingat pada komoditi komoditi minyak mentah tidak terdapat kegiatan ekspor pada bulan Oktober 2017.

Dibanding kondisi bulan yang sama tahun 2016, nilai ekspor Banten Oktober 2017 mengalami peningkatan 20,57 persen. Peningkatan ekspor tersebut didorong oleh ekspor nonmigas yang naik 20,31 persen dibarengi dengan naiknya ekspor migas sebesar 51,97 persen.

Nilai ekspor kumulatif Banten untuk periode Januari-Oktober 2017 mencapai 9.302,29 juta dolar AS atau meningkat 24,92 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ekspor periode ini lebih disebabkan oleh ekspor nonmigas yang meningkat 25,00 persen mengingat pada ekspor migas terjadi penurunan 0,27 persen.

Nilai ekspor nonmigas terbesar pada Oktober 2017 berasal dari golongan barang alas kaki yaitu mencapai 226,77 juta dolar AS, disusul bahan kimia organik serta plastik dan barang dari plastik dengan ekspor masing-masing sebesar 93,22 juta dolar AS dan 75,81 juta dolar AS.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Oktober 2017 adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor 153,67 juta dolar AS, disusul oleh Tiongkok dan Jepang sebesar 141,49 juta dolar AS dan 76,88 juta dolar AS, sementara untuk tujuan negara-negara ASEAN dan Uni Eropa masing-masing sebesar 229,84 juta dolar AS dan 99,43 juta dolar AS.

Ekspor nonmigas mengalami peningkatan pada semua sektor, baik pertanian, industri, tambang, maupun lainnya. Sektor pertanian mengalami peningkatan nilai sebesar 27,96 persen, sedangkan sektor industri naik 5,60 persen. Sementara itu, pada sektor tambang dan lainnya secara agregat terjadi peningkatan sebesar 26,27 persen.

Pengiriman barang ekspor Banten pada Oktober 2017 melalui Pelabuhan Tanjung Priok mencapai nilai 767,16 juta dolar AS, disusul Pelabuhan Tanjung Leneng dan Merak dengan ekspor masing-masing sebesar 79,63 juta dolar AS dan 55,26 juta dolar AS. Ekspor gabungan melalui pelabuhan-pelabuhan muat di Banten maupun di luar Banten secara agregat naik masing-masing sebesar 0,67 juta dolar AS dan 54,83 juta dolar AS. Ant

BERITA TERKAIT

Banten Segera Bentuk BUMD Antisipasi Kenaikan Harga

Banten Segera Bentuk BUMD Antisipasi Kenaikan Harga NERACA Serang - Pemerintah Provinsi Banten segera membentuk badan usaha milik daerah (BUMD)…

Utang Luar Negeri Naik 9,1%

      NERACA   Jakarta - Utang Luar Negeri Indonesia naik 9,1 persen tahun ke tahun (year on year)…

Jasa Raharja Banten Bantu 53 UMKM Selama 2017

Jasa Raharja Banten Bantu 53 UMKM Selama 2017 NERACA Serang - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Provinsi Banten selama tahun…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Disdukcapil Kota Depok Raih ISO 9001:2008

Disdukcapil Kota Depok Raih ISO 9001:2008 NERACA Depok - Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, meraih…

Bulog Sumsel Sudah OP Beras 3.900 Ton

Bulog Sumsel Sudah OP Beras 3.900 Ton NERACA Palembang - Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung…

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak hingga kini di daerah…