Sriboga Raturaya Bidik Dana US$ 150 Juta - Gelar IPO di Semester Satu 2018

NERACA

Jakarta - Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal cukup besar, kali ini datang dari pengelola jaringan resto Pizza Hut di Indonesia, PT Sriboga Raturaya yang berencana menawarkan saham perdana kepada publik alias initial public offering (IPO) dengan membidik dana sebesar US$ 150 juta.

Seperti dilansir Bloomberg di Jakarta, akhir pekan kemarin, pengelola jaringan waralaba Pizza Hut dan Marugame Udon itu pun disebutkan sudah menunjuk advisor untuk memuluskan rencana IPO. Perusahaan kemungkinan melepas saham di Bursa Efek Indonesia pada awal semester pertama 2018. Menurut konsultan Euromonitor International, pasar pizza di Indonesia diperkirakan akan meningkat menjadi Rp 8,81 triliun (US$ 650 juta) pada 2021, naik dibandingkan tahun 2016 senilai Rp 5,76 triliun.

Pizza Hut adalah operator restoran pizza terpopuler di Indonesia, menguasai lebih dari 70% pangsa pasar tahun lalu. Diikuti oleh Domino's dengan 6,1%. Namun, manajemen Sriboga Raturaya menolak berkomentar terkait rencana IPO ini. Data Bloomberg menunjukkan, nilai IPO di Indonesia pada tahun ini tercatat US$ 683 juta, turun dari tahun lalu yang mencapai US$ 1,03 miliar. Penawaran saham baru dapat membantu mendongkrak pasar IPO domestik yang turun lebih dari 30% tahun ini.

Selain itu, perseroan juga berencana menambah satu merek restoran lagi, yakni Boat Noodle. Boat Noodle adalah waralaba asal Malaysia menyajikan aneka mi ala Thailand. Gerai perdana sudah hadir di Gandaria City Mall, Jakarta pada 21 Juli 2017. Sriboga Raturaya mengoperasikan di bawah anak perusahaan bernamaPT Sriboga Boat Noodle.

Hadian Iswara, Direktur PT Sriboga Raturaya pernah bilang, Sriboga Raturaya membuka satu atau dua gerai lagi di Jakarta pada semester II 2017. Yang pasti, restoran adalah tulang punggung pendapatan terbesar hingga 60% pada tahun ini. Sisanya berasal dari lini usaha manufaktur, logistik serta edukasi dan pelatihan. Adapun total target pendapatan Sriboga Raturaya yakni Rp 5,3 triliun. Sepanjang semester pertama 2017, perseroan telah mengantongi 45% target pendapatan.

Selama ini, Sriboga Raturaya menjalankan usaha melalui sejumlah anak perusahaan. Misalnya, PT Sari Melati Kencana yang menjalankan Pizza Hut dan PT Sriboga Marugame Indonesia yang mengoperasikan Marugame Udon. Per September tahun lalu terdapat 326 gerai Pizza Hut dan 26 gerai Marugame Udon. Sementara bisnis manufaktur melaju lewat PT Sriboga Flour Mill, PT Ratu Sima Internasional dan PT Sriboga Bakeries Integra. Ada pula anak usaha yang menjalankan bisnis logistik yaitu PT Usaha Dagang Sumber Rejeki.

BERITA TERKAIT

Gelar Rights Issue, SCMA Bidik Rp 3,58 Triliun

Cari pendanaan di pasar modal lewat penerbitan saham baru atau rights issue, kini tengah marah dilakukan emiten. Begitu juga halnya…

Pemerintah Masih Susun Perpres Kebijakan Satu Data

    NERACA   Jakarta - Pemerintah masih menyusun rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait Kebijakan Satu Data atau 'One Data…

Electronic City Serap 66,38% Dana Hasil IPO

NERACA Jakarta - Hingga 31 Desember 2017 kemarin, PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) telah menggunakan lebih dari setengah dana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PP Presisisi Serap Dana IPO Rp 201,3 Miliar

Sejak debut perdananya di pasar modal, PT PP Presisi Tbk (PPRE) mengklaim sudah menghabiskan dana initial public offering (IPO) sebesar…

Investor Saham di Sulawesi Utara Tidak Panik

Investor di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak terpengaruh dengan runtuhnya selasar gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin…

MNC Sekuritas Agen Penjual Sukri SR-010

Sebagai perusahaan sekuritas yang memberikan jasa keuangan yang menyeluruh, PT MNC Sekuritas membuktikan komitmen dalam menyediakan beragam produk investasi yang…