MNC Investama Bayar Utang US$ 215 Juta

Pangkas beban utang, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana melunasi pinjaman berdenominasi dollar AS yang segera jatuh tempo. Perusahaan tercatat memiliki total utang senilai US$ 365 juta yang akan jatuh tempo pada Mei 2018. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur Utama BHIT, Darma Putra, perusahaan akan membayar utang senilai US$ 215 juta. Adapun, sisa pinjaman senilai US$ 150 juta akan dilakukan pembiayaan kembali atau refinancing. “Sumber dana untuk pelunasan pinjaman akan berasal dari hasil divestasi aset batubara dan setoran modal pemegang saham,"ujarnya.

BHIT merupakan perusahaan investasi besutan Harry Tanoesoedibjo. Perseroan fokus pada tiga investasi strategis, yaitu media, jasa keuangan, properti, serta bisnis pendukung berupa investasi keuangan. Sebagai informasi, hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10%-20%. Maka guna mengejar pertumbuhan tersebut, perseroan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp1 triliun.

Alokasi belanja modal tersebut terbilang lebih kecil, bila dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, pembangunan tiga gedung baru dengan 40 studio untuk anak usaha perseroan saat ini telah rampung. Kebutuhan belanja modal akan dipenuhi dari vendor financing.

BERITA TERKAIT

MNC Sekuritas Agen Penjual Sukri SR-010

Sebagai perusahaan sekuritas yang memberikan jasa keuangan yang menyeluruh, PT MNC Sekuritas membuktikan komitmen dalam menyediakan beragam produk investasi yang…

Utang Luar Negeri Naik 9,1%

      NERACA   Jakarta - Utang Luar Negeri Indonesia naik 9,1 persen tahun ke tahun (year on year)…

Rasio Utang Pemerintah ke PDB 29,2%

    NERACA   Jakarta - Kementerian Keuangan mencatat jumlah outstanding utang pemerintah hingga akhir Desember 2017 telah mencapai Rp3.938,7…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama TICMI - STIE Perbanas Gelar Uji Sertifikasi Pasar Modal

NERACA Surabaya - STIE Perbanas Surabaya menggandeng The Indonesian Capital Market Institute (TICMI) Jakarta menggelar ujian sertifikasi profesi pasar modal…

Pasca Revitalisasi Hotel - Hotel Indonesia Natour Bidik Laba Rp 8,7 Miliar

NERACA Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Persero targetkan laba tahun ini sebesar Rp8,7 miliar, melonjak signifikan dibanding tahun…

Dua Pabrik Beroperasi di 2019 - Kapasitas Produksi ROTI Meningkat Tajam

NERACA Jakarta – Seiring dengan rampungnya dua pabrik roti milik PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) di Lampung dan Gresik,…