LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada harga Rp635 per saham untuk menghimpun dana sekitar Rp600 miliar. Dalam Penawaran Umum Terbatas IV (PUT) ini, para pemegang saham akan diberikan hak untuk memesan saham baru.

Pemegang saham yang tidak melaksanakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) miliknya dan tidak mengambil porsinya atas saham baru dapat terdilusi sampai dengan 5.99%. “PUT ini diharapkan dapat terlaksana tuntas pada akhir kuartal I tahun 2018. PUT ini beserta syarat dan ketentuannya tunduk pada persetujuan RUPSLB yang akan diadakan pada tanggal 15 Desember 2017 sebagaimana disyaratkan oleh undang-undang yang berlaku,”kata Presiden Direktur LPKR, Ketut Budi Wijaya di Jakarta, kemarin.

Ketut menambahkan, dana yang diperoleh dari PUT akan dilakukan untuk mempertahankan atau menambah kepemilikan secara tidak langsung perusahaan dalam PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dalam rangka rencana penambahan modal dengan HMETD LPCK, anak perusahaan. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perusahaan dan anak perusahaan lainnya. “Melalui PUT ini, perusahaan akan memperoleh modal yang diperlukan untuk melaksanakan inisiatif strategis sejalan dengan visi dan misi perusahaan," ungkapnya.

Menurutnya, langkah ini memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan kepemilikannya di PT Lippo Cikarang, sekaligus mempertahankan rasio utang ekuitas perusahaan pada tingkat yang wajar. Ditekankan kesemuanya untuk kepentingan para pemegang saham dan para pemegang obligasi. “Kami akan terus mengelola arus kas dengan hati-hati, memantau biaya-biaya serta menerapkan strategi recycling capital yang telah terbukti untuk meningkatkan nilai perusahaan,”kata Ketut.

BERITA TERKAIT

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…

Bank Mayora Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Guna perkuat likuiditas, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan kembali menerbitkan surat utang senilai Rp 500 miliar. Berdasarkan pengumuman Kustodian…

Adira Finance Bagi Dividen Rp 704.5 Miliar

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) akan bagikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dicatatkan di Singapura - Garuda Optimis Bond Mampu Diserap Pasar

NERACA Jakarta – Danai pelunasan utang, PT Garuda Indonesia (Persero) bakal menerbitkan global bond dan hingga US$ 750 juta. Aksi…

OJK Edukasi Pasar Modal Syariah di Bekasi

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengintensifkan sosialisasi seputar pasar modal berbasis syariah guna meningkatkan pengetahuan dan penerimaan masyarakat seperti dilakukan…

META Bagikan Dividen Rp 2,5 Per Saham

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) bakal membagikan dividen interim kepada seluruh pemegang saham sebesar Rp 2,5 per…