Bank Jateng Terbitkan MTN Rp 1 Triliun

Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnis di tahun depan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah alias Bank Jateng menerbitkan surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN) dengan nilai total Rp 1 triliun. MTN ini terdiri dari MTN konvensional dan MTN syariah.

Informasi tersebut disampaikan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dalam pengumumannya yang dirilis di Jakarta, akhir pekan kemarin. Disebutkan, Bank Jateng mendaftarkan MTN I Bank Jateng tahun 2017 seri A dan B, serta MTN syariah mudharabah I. MTN seri A memiliki nilai pokok Rp 260 miliar. Surat utang bertenor 370 hari ini akan jatuh tempo pada 22 Desember 2018. Bank Jateng menawarkan kupon 7,1% per tahun untuk seri A.

MTN seri B bertenor 2 tahun dan akan jatuh tempo pada 12 Desember 2019. Bank Jateng menawarkan kupon 7,45% per tahun untuk surat utang dengan nilai pokok Rp 240 miliar ini. Bank Jateng menerbitkan MTN syariah dengan nilai pokok Rp 500 miliar. Surat utang bertenor tiga tahun ini menawarkan imbal hasil mengambang. Bank Jateng menunjuk Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai arranger surat utang ini.

Sebagai informasi, perseroan mengejar target loan to deposit ratio (LDR) sebesar 85%-92% dengan cara memburu kredit pelaku usaha mikro kecil. Direktur Bisnis Bank Jateng, Pujiono pernah mengatakan, target LDR perusahaan tahun ini sebesar 85% hingga 92%. Per September 2017 LDR PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) baru 78%.

BERITA TERKAIT

LPS Minta Bank Edukasi Nasabah - Tingkatkan Kepercayaan Terhadap Bank

      NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau perbankan melakukan edukasi kepada nasabah terkait adanya fasilitas…

Deposito Tumbuh Melambat, Bagaimana Likuiditas Bank?

  Oleh: Rezkiana Nisaputra Pertumbuhan simpanan berjangka atau deposito tengah mengalami perlambatan. Bank Indonesia (BI) mencatat, pada Februari 2018 deposito tumbuh melambat…

KINERJA BANK BJB TRIWULAN 1

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan (tengah) bersama (dari kiri) Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Agus Mulyana, Direktur Konsumer dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…