Ekonomi Banten Triwulan-III Tumbuh 5,62 Persen

Ekonomi Banten Triwulan-III Tumbuh 5,62 Persen

NERACA

Serang - Ekonomi Provinsi Banten triwulan III/2017 tumbuh 5,62 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan II/2017 yang sebesar 5,46 persen (yoy).

“Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada triwulan III/2017 itu juga tercatat lebih tinggi dibandingkan nasional yang tumbuh sebesar 5,06 persen (yoy) dan merupakan tertinggi kedua setelah DKI Jakarta dibandingkan provinsi lainnya di kawasan Jawa,” kata Pj Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Achris Sarwani di Serang, Jumat (8/12).

Dalam pertemuan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Banten yang dihadiri juga oleh Asda II Provinsi Banten Ino S Rawita, ia mengatakan pertumbuhan Banten tersebut ditopang oleh pertumbuhan pada investasi dan ekspor di sisi pengeluaran. Di sisi lain, pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan pemerintah yang belum pulih. Sementara berdasarkan sisi penawaran, pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten ditopang oleh lapangan usaha utama seperti industri konstruksi, transportasi, perdagangan dan pengolahan.

Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Banten ditopang oleh peningkatan kinerja ekspor di tengah pertumbuhan konsumsi rumah tangga, investasi dan konsumsi pemerintah yang belum pulih. Konsumsi rumah tangga pada triwulan III/2017 tumbuh 4,05 persen (yoy), lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,40 persen (yoy).

Penurunan konsumsi rumah tangga khususnya terjadi untuk konsumsi jenis makanan dan minuman, pakaian serta kesehatan dan pendidikan."Sejalan dengan konsumsi rumah tangga, komponen konsumsi lembaga non-profit dan pemerintah juga mengalami penurunan," ujar dia.

“Adapun kinerja investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), pada triwulan III/2017 tumbuh 8,20 persen (yoy), sedikit lebih rendah khususnya di jenis investasi bangunan dibandingkan pertumbuhan pada triwulan II/2017 yang mencapai 9,65 persen (yoy),” tambah dia.

Di sisi lain, kinerja ekspor dan impor pada triwulan III/2017 mengalami peningkatan. Total ekspor tercatat meningkat yaitu dari 8,78 persen (yoy) di triwulan II/2017 menjadi 35,51 persen (yoy), sementara impor juga meningkat dari 14,74 persen (yoy) menjadi 24,18 persen (yoy).

Ia mengatakan lonjakan ekspor yang lebih tinggi dibandingkan dengan impor menyebabkan total ekspor netto Provinsi Banten pada triwulan III/2017 mengalami peningkatan tajam yaitu dari -10,46 persen (yoy) menjadi 11,07 persen (yoy).

Berdasarkan sisi penawaran, kata Sarwani, pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada triwulan III/2017 terutama ditopang oleh lapangan usaha utama seperti industri pengolahan, transportasi, perdagangan dan konstruksi. Ant

BERITA TERKAIT

Transaksi Saham Sepekan Tumbuh 12,53%

NERACA Jakarta – Sepekan kemarin, laju indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar 4,38% menjadi 5.944,07 poin dari 5.694,91…

Sido Muncul Menaruh Asa Penjualan Tumbuh 10% - Perluas Pasar dan Produk Baru

NERACA Surabaya – Masih terjaganya daya beli masyarakat menjadi keyakinan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) bila…

Infrastruktur Pondasi Ekonomi

Fakta pengalaman pembangunan di sejumlah negara yang berkembang pesat, pembuat kebijakan memahami bahwa pembangunan yang sukses memerlukan komitmen selama beberapa…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional NERACA Depok - Walikota Depok Dr. KH M. Ideis…

KABUPATEN SUKABUMI - Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung

KABUPATEN SUKABUMI  Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung NERACA Sukabumi - Harga telur dan ayam potong di wilayah Kabupaten…

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket - Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung”

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung” NERACA…