OJK: Sumatera Selatan Bidikan Perbankan untuk Ekpansi

OJK: Sumatera Selatan Bidikan Perbankan untuk Ekpansi

NERACA

Palembang - Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjadi bidikan kalangan perusahaan perbankan untuk berekpansi karena pertumbuhan ekonominya selalu di atas rata-rata nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VII Sumatera Bagian Selatan Panca Hadi Suryatno mengatakan, OJK mencatat per November 2017 terdapat 49 perusahaan perbankan yang berkantor di Palembang. Sementara untuk Bank Perkreditan Rakyat terdapat 24 unit."Dari jumlah ini bisa dikatakan bahwa Sumsel merupakan daerah yang cukup menjanjikan. Pada tahun ini, ada BCA Syariah, Bank Multiarta Sentosa, dan Bank Mestika Dharma," kata Hadi di Palembang, Jumat (8/12).

Kemudian bukan hanya membuka kantor cabang utama, sejumlah bank juga berani berekpansi ke kabupaten/kota. Panca mengatakan, OJK Sumbagsel telah menerima surat permohonan dari Bank Tabungan Negara untuk membuka kantor cabang di Baturaja."Kemungkinan awal tahun sudah keluar izinnya," ujar Panca.

Secara garis besar, pertumbuhan sektor perbankan di Sumsel cukup mengembirakan sepanjang tahun 2017. Walaupun daerah ini masih dipayungi pelemahan harga komoditas ekspor, yakni karet, sawit dan batubara tapi berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2016 mencatat pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,03 persen atau sedikit lebih tinggi dari angka rata-rata nasional 5,02 persen.

Sedangkan tahun ini, BPS mencatat pada triwulan III pertumbuhan ekonominya menembus 5,56 persen atau diatas angka rata-rata nasional 5,06 persen. Artinya pertumbuhan ekonomi Sumsel telah melampaui proyeksi awal Bank Indonesia yakni 5,1 hingga 5,5 persen.

Faktor utama pendongkraknya tak lain karena daerah ini akan menjadi tuan rumah ajang olahraga multievent bergengsi tingkat Asia, Asian Games XVIII tahun 2018 bersama ibu kota negara DKI Jakarta. Menurut Panca, meski tetap tumbuh tapi tidak bisa disangkal masih ada ada perlambatan yang terlihat dari realisasi kredit dan persentase rasio kredit macet."Untuk NPL memang ada naik sedikit tapi masih di bawah ambang batas 5,0 persen," kata Panca. Ant

BERITA TERKAIT

OJK Belum Terima Dokumen Rights Issue PADI

Gembar gembor PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) yang bakal mengakuisisi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk lewat penerbitan saham…

OJK Dukung Penerbitan Market Standard Repo - Perdalam Pasar Keuangan

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penerbitan "Market Standard" untuk transaksi "Repurchase Agreement" (Repo) atas efek bersifat utang…

Bekasi Cadangkan 11,5 Ton Beras Untuk Stabilkan Harga

Bekasi Cadangkan 11,5 Ton Beras Untuk Stabilkan Harga NERACA Bekasi - Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan cadangan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Disdukcapil Kota Depok Raih ISO 9001:2008

Disdukcapil Kota Depok Raih ISO 9001:2008 NERACA Depok - Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, meraih…

Bulog Sumsel Sudah OP Beras 3.900 Ton

Bulog Sumsel Sudah OP Beras 3.900 Ton NERACA Palembang - Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung…

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak hingga kini di daerah…