Mantan Ketua MK - Pemilihan Hakim Konstitusi Sudah Sesuai Prosedur

Mahfud MD

Mantan Ketua MK

Pemilihan Hakim Konstitusi Sudah Sesuai Prosedur

Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai proses pemilihan kembali Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023 sudah sesuai prosedur formal sehingga tidak bisa dibatalkan oleh siapapun.

"Prosesnya sudah benar, secara formal prosedural sudah terpenuhi, dan sudah terpilih," kata Mahfud seusai seminar nasional bertajuk "Indonesia Darurat Integritas" di University Club, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat (8/12).

Menurut Mahfud, setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Presiden Joko Widodo tidak bisa membatalkan pemilihan Arief sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023. Bahkan, presiden wajib meresmikan posisi Arief melalui Keputusan Presiden (Kepres)."Meresmikan dengan Kepres bahwa Pak Arief Hidayat sudah terpilih. Itu keharusan bagi presiden karena seluruh prosedur sudah ditempuh," ujar dia.

Sebelumnya, sejumlah pihak masih meragukan keabsahan perpanjangan jabatan Arief sebagai hakim konstitusi periode 2018- 2023 karena merebaknya dugaan adanya lobi-lobi politik dalam proses pemilihan itu.

Pada Kamis (7/12), sejumlah pemohon uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3) mencabut gugatannya di MK sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap perpanjangan jabatan Arief Hidayat sebagai hakim MK.

Para pemohon yang mencabut gugatan itu adalah mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas sebagai pemohon individu, Asfinawati mewakili YLBHI, Ilhamsyah dan Damar Panca Mulya dari KPBI serta Adnan Topan Husodo mewakili ICW.

"Ya tidak apa-apa karena itu gerakan moral dan itu bagus menurut saya. Secara yuridis dan prosedural sudah sah," kata Mahfud.

Pada Rabu (6/12) pagi, Arief Hidayat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI sebagai calon tunggal Hakim Konstitusi.

Dalam uji kepatutan dan kelayakan tersebut sembilan fraksi di Komisi III DPR RI memutuskan untuk memilih kembali Arief Hidayat sebagai Hakim Konstitusi pada periode selanjutnya. Adapun masa jabatan Arief Hidayat seharusnya berakhir pada April 2018. Ant

BERITA TERKAIT

ICW: Tarik Bambang Soesatyo Dari Ketua DPR

ICW: Tarik Bambang Soesatyo Dari Ketua DPR NERACA Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) merekomendasikan Partai Golkar untuk menarik keputusan…

Ketua MPR RI - Cegah Pilkada Dari Politik Uang

Zulkifli Hasan  Ketua MPR RI Cegah Pilkada Dari Politik Uang Jakarta - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta semua kalangan…

Mantan Ketua MK - Putusan Soal "Presidential Threshold" Jangan Diperdebatkan

Mahfud MD  Mantan Ketua MK Putusan Soal "Presidential Threshold" Jangan Diperdebatkan Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Ketua KPK - Perguruan Tinggi Belum Peka Soal Korupsi

Agus Rahardjo Ketua KPK Perguruan Tinggi Belum Peka Soal Korupsi Medan - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menilai…

KPK Ingatkan Jauhi Politik Uang Momentum Pilkada

KPK Ingatkan Jauhi Politik Uang Momentum Pilkada NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan agar pasangan calon Kepala Daerah…

Koperasi Berkualitas Bila Anggotanya Bertambah

Koperasi Berkualitas Bila Anggotanya Bertambah NERACA Tangerang - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menekankan bahwa sebuah koperasi bisa…