Penyaluran KUR Di Papua Masih Rendah

NERACA

Papua - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua menyebut penyaluran program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah tersebut masih rendah bila dibandingkan dengan target nasional yang ditetapkan Rp110 triliun.

"Sampai dengan triwulan III-2017, Pemerintah telah menyalurkan KUR kepada 6.183 debitur dengan total penyaluran sebesar Rp267,66 miliar atau rata-rata Rp43,29 juta per debitur," ujar Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II DJPb Papua, Sjarif Donofan Solaiman, di Jayapura, yang dikutip Antara, Rabu (6/12).

Ia menjelaskan program KUR digulirkan pemerintah sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat khususnya ekonomi menengah ke bawah dalam rangka turut memajukan usaha dan kesejahteraan rakyat. Menurutnya faktor ketidak tahuan masyarakat mengenai bagaimana mengakses KUR adalah salah satu penyebab utama masih rendahnya angka realisasi program tersebut.

"Rendahnya penyaluran KUR di Provinsi Papua antara lain disebabkan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat baik dari pihak Pemda maupun perbankan," kata dia. Namun ia pun memahami sikap perbankan yang sangat selektif dalam menyalurkan KUR yang disalurkan tanpa menggunakan jaminan, untuk menghindari terjadinya kredit macet.

Sjarif pun mengklaim pihaknya telah berusaha mendorong peningkatan realisasi KUR dan mencari solusi atas hambatan yang selama ini ditemui perbankan untuk merealisasikan program tersebut. "Kami telah melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan penyaluran KUR, antara lain dengan melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi dengan melibatkan pihak Pemda dan Perbankan," katanya.

BERITA TERKAIT

Stop Retorika HAM, Saatnya Fokus Pembangunan Papua

  Oleh: M. Aji Pangestu, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta Menjelang peringatan Hari Kebesaran Kelompok Organisasi Papua Merdeka…

Penyaluran Dana Desa Capai Rp59,2 Triliun

      NERACA   Bogor - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan realisasi dana desa…

Manulife Sebut Pasar Obligasi Masih Positif

  NERACA   Jakarta - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memandang beberapa faktor positif dari domestik masih akan terus…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…