Podjok Halal Disinggung Untuk Go Public

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI),Tito Sulistio mendorong PT Podjok Halal Sejahtera yang baru saja meresmikan gerai kelimanya di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk bisa go public. “Kita sangat support perusahaan yang belum besar, UKM menjadi besar dengan go public,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, usaha kecil menengah (UKM) itu hanya bahasa politik. Padahal, UKM juga memiliki peluang yang besar untuk menjadi besar. Salah satu cara untuk besar adalah dengan menggelar perhelatan penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO). Tito bilang, jangan menunggu besar untuk IPO, tapi IPO untuk menjadi besar.

Sayang, manajemen Podjok Halal enggan berkomentar terkait dorongan IPO. Gerai Podjok Halal di gedung BEI melengkapi empat gerai lainnya yang sudah lebih dulu beroperasi. Dua gerai Podjok Halal ada di kantor PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Tiga gerai lainnya berlokasi di kawasan Tajung Barat, Kalibata City dan Pondok Indah.

Sebagai informasi, PT Podjok Halal Sejahtera mengungkapkan ketertarikan untuk mengambil alih seluruh bekas gerai 7-Eleven yang tergolong bagus. Perusahaan juga berminat untuk membeli aset-aset 7-Eleven dengan harga wajar, jika kreditur 7-Eleven ini berniat menjualnya.

Pendiri Podjok Halal, Yusuf Hamka pernah mengatakan, Podjok Halal tertarik untuk memanfaatkan bekas gerai 7-Eleven guna mendukung pertumbuhan bisnis minimarket Podjok Halal ke depan. Pengembangan bisnis gerai ini dalam rangka membangkitkan ekonomi umat Islam di Indonesia dalam jangka panjang.

BERITA TERKAIT

Mendes Minta Dana Desa Dialokasikan untuk Bencana

      NERACA   Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo meminta…

Utang untuk Kegiatan Produktif

Berita tentang semakin membengkaknya utang negara membuat rakyat khawatir dan resah. Belakangan ini berbagai pendapat mengenai permasalahan ini santer diperbincangkan.…

KPPU: Pentingnya Competition Compliance untuk Asosiasi

KPPU: Pentingnya Competition Compliance untuk Asosiasi NERACA Jakarta – Untuk ketiga kalinya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelenggarakan executive forum…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Verena Multifinance Patok Rights Issue Rp140

PT Verena Multifinance Tbk (VRNA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right…

Mandiri Kaji Terbitkan Obligasi US$ 1 Miliar

Perkuat modal guna memacu pertumbuhan penyaluran kredit, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana menerbitkan instrumen utang senilai US$ 1 miliar.…

Realisasi Kontrak Baru PTPP Capai 66,22%

NERACA Jakarta - Sampai dengan September 2018, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil mengantongi total kontrak baru sebesar Rp32,45 triliun.…