PROSPEK INDUSTRI GAS TANAH AIR

kiri ke kanan. Ketua Umum Asosiasi Penyalur Gas Alam Indonesia / Indonesian Natural Gas Trader Asociation (INGTA) Sabrun Jamil, Sekjen Solidaritas Muslim Alumni Universitas Indonesia (Solusi UI) Eman Sulaeman Nasim, Direktur Program Institute for Development of Economics and Finances (INDEF) Berly Martawardaya dan Direktur Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa berbincang usai memberi pemaparan dalam Diskusi Akhir Tahun INGTA bertema Kondisi Ekonomi Sosial Politik Dunia khususnya Arab Saudi dan Qatar serta Pengaruhnya Bagi Iklim Industri Perdagangan Gas di Indonesia, yang berlangsung di Jakarta, Selasa (5/12). NERACA/Widi Suparwedi

BERITA TERKAIT

Pemerintah Pacu Daya Saing IKM Lewat Platform Digital E-Smart - Industri Kecil dan Menengah

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin gencar memacu pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) nasional agar memanfaatkan platform digital e-Smart…

Proyeksi Kebutuhan Gula Industri 3,6 Juta Ton di 2018

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto memperkirakan konsumsi gula mentah untuk kebutuhan industri mencapai 3,6 juta…

KOTA SUKABUMI - Sempat Langka, Gas LPG 3 Kg Kembali Stabil

KOTA SUKABUMI Sempat Langka, Gas LPG 3 Kg Kembali Stabil NERACA Sukabumi - Sempat terjadi kelangkaan terhadap liquefied petroleum gas…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

WAPRES MENGHADIRI HUT IAI

Wapres Jusuf Kalla berbicara pada acara peringatan HUT Ke-60 Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/12). Dalam…

APRESIASI SINARMAS MSIG LIFE

General Manager Head of Marketing Business Development & Strategy Sinarmas MSIG Life, Ruth Nainggolan (kiri) secara simbolis menyerahkan asuransi Personal…

SIMPOSIUM NASIONAL

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto (kanan) berbincang dengan CEO Markplus Inc Hermawan Kartajaya (tengah) dan Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan…