M Cash Integrasi Tawarkan Program Kemitraan - Bantu Daya Saing UMKM

NERACA

Jakarta - PT M Cash lntegrasi Tbk (MCAS) meluncurkan program kemitraan M CASH", suatu program yang membuka kesempatan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasaran produk-produk digital di lokasi usaha mereka dengan menggunakan perangkat teknologi berupa kios digital MCAS. Program kemitraan ini bertujuan untuk memperkaya ragam layanan dan produk yang ditawarkan oleh para pelaku usaha UMKM sehingga mereka dapat ikut menikmati pertumbuhan bisnis digital dan e-commerce yang kini tengah berkembang pesat di Indonesia.

Kata Martin Suharlie, Direktur Utama MCAS, program kemitraan ini juga merupakan salah satu bentuk strategi usaha MCAS untuk menghantarkan perseroan menjadi 'Digital Distribution Champion' dan memantapkan peranannya dalam memajukan industri UMKM Indonesia.”Di era serba digital seperti sekarang, segala sesuatu berubah dengan sangat cepat. Untuk itu, dunia usaha dituntut untuk terus melakukan inovasi tanpa henti. Tidak dapat dipungkiri bahwa kontribusi UMKM terhadap perekenomian Indonesia sangat besar, mencapai 60,3% dari PDB (Produk Domestik Bruto) pada tahun 2016, menurut Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Kami memandang program kemitraan M CASH sebagai salah satu bentuk inovasi yang dapat memperkuat daya saing para pelaku usaha UMKM agar dapat Iebih berkembang dan terus relevan dengan perkembangan selera pasar,”tuturnya di Jakarta, Selasa (5/12).

MCAS menawarkan dua paket kemitraan, yaitu "Paket Kios Mini" dan "Paket Kios Grosir". Melalui program kemitraan ini, Mitra M CASH dapat memasarkan produk digital di lokasi usaha masing - masing beberapa produk digital yang ditawarkan adalah voucher elektronik, PLN, multifinance, TV berbayar, tiket transportasi dan berbagai e-vouchers hiburan, wahana atraksi, permainan dan restoran.

Menurutnya, fitur unik yang dimiliki oleh kios digital MCAS adalah kemampuannya untuk mengeluarkan dan memasarkan kartu fisik, seperti kartu perdana telco (starter pack), kartu e-toll dan gift card. Sementara Mohammad Anis Yunianto, Direktur MCAS menegaskan, pelaku usaha UMKM yang tertarik untuk bergabung dalam program kemitraan ini dapat langsung menghubungi Master Mitra M CASH yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Nantinya, Mitra M CASH akan diperkenalkan dengan Master Mitra M CASH di wilayahnya untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan yang diperlukan untuk menjalani program kemitraan ini dengan sukses dan mampu memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi keberlangsungan usaha mereka. “Paket Kios Mini, diiengkapi dengan 1 slot card dispenser berkapasitas 200 kartu, ditawarkan dengan harga Rp30 juta. Adapun Paket Kios Grosir, dilengkapi dengan 4 slot card dispenser dengan kapasitas 200 kartu per slot, ditawarkan dengan harga Rp75 juta. Untuk pembiayaan, saat ini MCAS menggandeng PT Bank Permata Tbk (PermataBank) sebagai partner perbankan. Hanya dengan modal awal Rp 2,5 juta, Anda bisa memulai bisnis kios digital ini,"katanya.

Bianto Surodjo, Direktur Retail Banking PermataBank menegaskan, program kemitraan yang ditawarkan M Cash ini sejalan dengan visi perseroan untuk menjadi pelopor dalam memberikan solusi finansial yang inovatif bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, lanjutnya, perseroan akan terus menjajaki semua potensi sinergi dengan banyak mitra untuk mengoptimalkan fungsi intermediari PermataBank ke para pelaku usaha.

Selain meluncurkan program kemitraan untuk kios digital, MCAS juga berencana melakukan ekspansi bisnis bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) (POS) dalam menyediakan layanan digital box/locker yang akan dimulai di tahun 2018.

Charles Sitorus, Direktur lnformasi dan Teknologi POS menjelaskan, dengan dikembangkannya layanan digital box, POS diharapkan lebih mampu memberikan layanan pengiriman yang lebih cepat dan efisien. Para konsumen pun akan lebih dimudahkan karena ke depannya, layanan digital box ini akan tersedia tidak hanya di kantor-kantor POS (58.700 titik layanan dan 4.700 kantor pos online), namun juga di berbagai macam lokasi yang lebih dekat dan mudah ditemukan. “Digital box ini juga memiliki fleksibilitas untuk dikembangkan menjadi tempat penitipan di berbagai tempat umum seperti di pusat-pusat perbelanjaan,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Jasa Raharja Banten Bantu 53 UMKM Selama 2017

Jasa Raharja Banten Bantu 53 UMKM Selama 2017 NERACA Serang - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Provinsi Banten selama tahun…

KOTA SUKABUMI - PNM Target Salurkan Modal UMKM Rp80 Miliar

KOTA SUKABUMI PNM Target Salurkan Modal UMKM Rp80 Miliar NERACA Sukabumi - PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) menargetkan penyaluran modal…

KOTA SUKABUMI - PNM Target Salurkan Modal UMKM Rp80 Miliar

KOTA SUKABUMI PNM Target Salurkan Modal UMKM Rp80 Miliar NERACA Sukabumi - PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) menargetkan penyaluran modal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PP Presisisi Serap Dana IPO Rp 201,3 Miliar

Sejak debut perdananya di pasar modal, PT PP Presisi Tbk (PPRE) mengklaim sudah menghabiskan dana initial public offering (IPO) sebesar…

Investor Saham di Sulawesi Utara Tidak Panik

Investor di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tidak terpengaruh dengan runtuhnya selasar gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin…

MNC Sekuritas Agen Penjual Sukri SR-010

Sebagai perusahaan sekuritas yang memberikan jasa keuangan yang menyeluruh, PT MNC Sekuritas membuktikan komitmen dalam menyediakan beragam produk investasi yang…