Memilih Menu Bercitarasa Universal

Neraca. Soto menjadi pilihan tepat memulai bisnis manakan. Jenis makanan yang mudah ditemukan hampir disemua daerah di Indonesia ini, teruji diterima disebagian besar lidah orang Indonesia. Banyak jenis soto yang kita kenal, baik dari nama daerah asalnya maupun dari bahan bakunya. Berdasarkan nama daerah asal misalnya, ada soto Betawi, Soto Kudus, Soto Madura, Soto Bandung, Soto lamongan.

Aneka kuliner soto nusantara, pada dasarnya memakai dua jenis kuah, yaitu kuah santan dan kuah bening atau kuah kaldu. Soto Betawi bahkan mencampur santan dengan susu sapi untuk mencapai citarasa kelemakan yang khas. Susu menghaluskan tekstur santan ketika menyentuh lidah.

Sebelum mulai berjualan, kita harus mengetahui siapa saja yang akan menjadi pembeli terbesar. Jika targetnya orang yang berkantong tebal, harga mahal tidak menjadi masalah. Namun jika yang membeli adalah kelompok dengan daya beli rendah tentu saja harga menjadi pertimbangan utama.

Pertimbangan tentang konsumen soto tidak hanya berdasarkan pada daya beli tapi juga tentang kecenderungan rasa. Setiap daerah memiliki kecenderungan rasa berbeda-beda. Ada yang menyukai asin, manis lebih berbumbu atau yang lainnya. Amati kebiasaan makan mereka. Pertimbangan ini terutama diperlukan jika kita menjual soto untuk satu kelompok orang tertentu.

Tempat yang strategis punya peran yang sangat penting saat membuka usaha makanan. Pilih tempat berjualan yang ramai dan sering didatangi orang. Usahakan ada tempat parkir yang memadai di sekitarnya sehingga orang tidak segan untuk mampir

Soto yang kita jual harus memiliki perbedaan dari soto yang lain agar selalu diingat pembeli. Perbedaan ini bisa berupa tempat makan yang lebih nyaman, pelayanan yang lebih baik, rasa yang lebih lezat dan harga yang bersaing. Promosi dilakukan agar soto yang kita jual dikenal banyak orang, paling tidak orang disekitar wilayah tempat berjualan. Promosi bisa dilakukan lewat poster, selebaran atau spanduk.

Rasa soto yang sudah ada harus tetap terjaga, tidak boleh berubah-ubah. Dengan demikian pelanggan yang sudah terbiasa makan tidak akan kabur. Penyajiannya juga harus cantik dan bersih sehingga pembeli tertarik. Pelayanannya pun sebaiknya seramah mungkin agar pembeli merasa nyaman dan tidak kecewa.

Memang sulit untuk menyatakan keseragaman bagi soto Nusantara, selain fanatisme atau kebanggaan kedaerahan yang besar dan banyaknya elemen kesamaannya, tetap saja ada elemen pembeda yang menonjol. Contohnya adalah soto Padang dan Soto Medan. Keduanya memakai isi berupa daging sapi yang setelah direbus empuk dalam kuah soto, kemudian digoreng hingga garing bagian luarnya.

Makanan khas yang konon asalnya dari Cina ini telah menjadi bagian dari makanan masyarakat Indonesia. Dengan menyesuaikan olahan bumbu agar pas dengan lidah orang Indonesia, lahirlah kemudian Soto Semarang, Soto Kudus, Soto Madura, Soto Bangkong, Tauto Pekalongan, Sauto Tegal dan sebagainya.

Di Semarang, misalnya, ada soto bangkong, soto bokoran, dan soto selan yang masing-masing punya ciri khas pembeda. Di Jakarta sekarang makin banyak dijumpai penjual soto betawi yang menyajikan dua jenis kuah, yaitu kuah santan dan kuah bening. Sekalipun isi atau dagingnya sama, namun karakter kuahnya membuat kedua soto itu berbeda bagai bulan dan matahari.

BERITA TERKAIT

Cerdas dalam Memilih Caleg

  Oleh : Rendy Adrian, Mahasiswa FISIP Unpar   Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan nama – nama mantan narapidana kasus…

Memilih Pemimpin Amanah, Jangan yang Hidup Mewah

  Oleh : Joko Aristanto, Pemerhati Ekonomi, Sosial dan Politik               Posisi ke-85 pada daftar 100 orang terkaya di…

Konsumen Sektor Jasa Keuangan Bebas Memilih Lembaga Penyelesaian Sengketa

Konsumen Sektor Jasa Keuangan Bebas Memilih Lembaga Penyelesaian Sengketa NERACA Bandung – Badan Penyelesaaian Sengketa Konsumen (BPSK) se Jawa Barat,…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…