Partai Golkar Dorong Kadernya Tingkatkan Pencegahan Korupsi

Partai Golkar Dorong Kadernya Tingkatkan Pencegahan Korupsi

NERACA

Jakarta - Partai Golkar mendorong seluruh kadernya yang menjadi anggota legislatif di daerah untuk meningkatkan pencegahan praktik korupsi dengan membangun sistem secara terbuka.

"Upaya pencegahan yang dilakukan KPK di daerah menyasar pada titik-titik rawan mulai dari perencanaan dan pelaksanaan APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan lemahnya pengawasan," kata Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan, pada kegiatan "Workshop Nasional Legislatif Partai Golkar 2017 di Jakarta, seperti dikutip melalui siaran pers Partai Golkar, Senin (4/12).

Menurut Pahala, temuan KPK pada kasus korupsi di daerah sebagian besar berkaitan dengan penyuapan, pengadaan barang dan jasa, serta perizinan."Kalau ditelusuri lebih dalam, kasus penyuapan terkait dengan pengadaan barang dan jasa serta perizinan, aktor utamanya adalah swasta," ujar dia.

Menurut dia, masalah utama terkait pengadaan barang dan jasa adalah satuan harga dan analisis biaya yang di mark-up. KPK, kata dia, banyak menemukan praktik penggelembungan anggaran dalam penyusunan anggaran, meskipun telah diterapkan sistem lelang elektronik tapi belum ada perubahan kinerja di daerah.

Menyikapi peroalan ini, menurut Pahala, KPK mengusulkan untuk menerapkan sistem katalok elektronik, sehingga pengadaan barang dan jasa menjadi lebih efisien karena ada standar harga. Kemudian, terkait dengan perizinan, KPK mendorong agar para anggota legislatif dari Partai Golkar di daerah mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk menerapkan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).

"Anggota legislatif dari Partai Golkar di daerah harus mampu mendorong terbentuknya PTSP baru. Selama ini baru 250 daerah yang memiliki PTSP," kata dia.

KPK juga melihat, keberadaan PTSP umumnya sarananya masih minim serta masih ditemukan adanya oknum-oknum yang bermain. Pahala menegaskan penerapan perizinan secara transparan bukan pada sistem online, tapi pada tranaparansi waktu dan biayanya. Sedangkan untuk pengawasan, menurut dia, KPK telah merekomendasikan kepada Presiden agar mekanism pelaporan pada inspektorat ke institusi yang setingkat lebih tinggi.

Sementara, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar meminta para kader di legislatif meningkatkan kinerja masing-masing individu untuk peningkatan citra parpol itu agar meraih kemenangan pada Pilkada 2018, Pemilu Legislatif, dan Pemilu Presiden 2019.

"Dan lebih penting meningkatkan kinerja masing-masing individu peningkatan citra partai guna meraih kemenangan di Pilkada 2018, Pileg, dan Pilpres 2019," kata Ketua Bidang Legislatif, Eksekutif, dan Lembaga Politik DPP Partai Golkar Mohammad Yahya Zaini.

Workshop Legislatif Partai Golkar Tahun 2017 dilaksanakan dalam dua gelombang, untuk gelombang pertama dilaksanakan pada 1-3 Desember dan 5-7 Desember untuk gelombang yang kedua. Ant

BERITA TERKAIT

Samindo Resouces Siapkan Capex US$ 13,8 Juta - Tingkatkan Kapasitas Produksi

NERACA Jakarta - PT Samindo Resources Tbk (MYOH) di tahun ini akan meningkatkan belanja modal atau capedital expenditure (capex) hingga 300%…

BEI Pindahkan Engine Perdagangan Bursa - Tingkatkan Layanan Investor

NERACA Jakarta – Terlepas dari pernyataan pengelola gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menyatakan kondisi gedung masih bagus dan…

KPK-Kemendagri Koordinasi Upaya Pencegahan Korupsi di Daerah

KPK-Kemendagri Koordinasi Upaya Pencegahan Korupsi di Daerah NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Ketua KPK - Perguruan Tinggi Belum Peka Soal Korupsi

Agus Rahardjo Ketua KPK Perguruan Tinggi Belum Peka Soal Korupsi Medan - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menilai…

KPK Ingatkan Jauhi Politik Uang Momentum Pilkada

KPK Ingatkan Jauhi Politik Uang Momentum Pilkada NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan agar pasangan calon Kepala Daerah…

Koperasi Berkualitas Bila Anggotanya Bertambah

Koperasi Berkualitas Bila Anggotanya Bertambah NERACA Tangerang - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menekankan bahwa sebuah koperasi bisa…