Harga Saham Melesat, BEI Suspensi RBMS

Lantaran telah terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdangangan saham atau suspensi PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) mulai perdagangan Senin, awal pekan,”Dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk pada perdagangan tanggal 4 Desember 2017,"kata Donni Kusuma Permana, PH Kadiv Pengawasan Transaksi BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Penghentian sementara perdagangan RBMS dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Suspend dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham RBMS. Harga saham RBMS berada pada Rp 320 per saham pada perdagangan terakhir 30 November 2017. Dalam sehari, harga saham RBMS melonjak 19,40%.

Harga saham RBMS mulai melonjak pada bulan November. Pada akhir Oktober, harga saham RBMS baru Rp 94 per saham. Artinya dalam sebulan, harga saham emiten ini naik 3,4 kali lipat. Sebagai informasi, emiten properti ini berhasil mencatatkan penjualan di sembilan bulan pertama tahun ini melesat tajam hingga 347% menjadi Rp 41,9 miliar, dibandingkan dengan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 9,38 miliar. Sementara laba bersih sebesar Rp 14.08 miliar atau tumbuh dibandingkan priode yang sama tahun lalu merugi bersih sebesar Rp 5.24 miliar.

BERITA TERKAIT

Gubernur Sumsel dan BEI Jamin Biaya Pengobatan - Korban Selasar Gedung BEI

NERACA Jakarta - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menjenguk mahasiswa yang menjadi korban ambruknya balkon gedung Bursa Efek Indonesia (BEI)…

BEI Pindahkan Engine Perdagangan Bursa - Tingkatkan Layanan Investor

NERACA Jakarta – Terlepas dari pernyataan pengelola gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menyatakan kondisi gedung masih bagus dan…

Banten Segera Bentuk BUMD Antisipasi Kenaikan Harga

Banten Segera Bentuk BUMD Antisipasi Kenaikan Harga NERACA Serang - Pemerintah Provinsi Banten segera membentuk badan usaha milik daerah (BUMD)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama TICMI - STIE Perbanas Gelar Uji Sertifikasi Pasar Modal

NERACA Surabaya - STIE Perbanas Surabaya menggandeng The Indonesian Capital Market Institute (TICMI) Jakarta menggelar ujian sertifikasi profesi pasar modal…

Pasca Revitalisasi Hotel - Hotel Indonesia Natour Bidik Laba Rp 8,7 Miliar

NERACA Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Persero targetkan laba tahun ini sebesar Rp8,7 miliar, melonjak signifikan dibanding tahun…

Dua Pabrik Beroperasi di 2019 - Kapasitas Produksi ROTI Meningkat Tajam

NERACA Jakarta – Seiring dengan rampungnya dua pabrik roti milik PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) di Lampung dan Gresik,…