Produk Otomotif China Tambah Pilihan Bagi Konsumen

Dua industri otomotif asal Tiongkok yakni PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) dan PT Sokonindo Automobile tahun ini resmi memasuki pasar otomotif Indonesia sekaligus memproduksi kendaraan roda empat di Tanah Air.

Keseriusan investasi ini dipandang positif oleh Pemerintah Indonesia, yakni Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang mengatakan bahwa pilihan produk otomotif di dalam negeri menjadi lebih banyak. "Pasar lokal tentu diberi pilihan produk, pilihan tipe, pilihan teknologi dan juga pilihan harga yang terjangkau," kata Airlangga di Serang, Banten, disalin dari Antara.

Airlangga menyampaikan hal itu usai menghadiri peresmian pabrik PT Sokonindo Automobile di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. Industri otomotif Indonesia, lanjutnya, pada 2020 diamanatkan untuk mencapai target produksi kendaraan bermotor 1,5 juta unit, penjualan 1,25 juta unit, dan ekspor 250.000 unit.

Membaiknya pertumbuhan ekonomi saat ini diharapkan menjadi momentum untuk memaksimalkan utilisasi kapasitas produksi industri kendaraan bermotor dalam negeri yang saat ini hanya berkisar 50 persen. "Tujuannya, untuk mewujudkan target industri otomotif sekaligus meningkatkan kontribusi industri otomotif terhadap perekonomian nasional," tukas Airlangga.

Di era Industri 4.0, pemerintah juga menghimbau perusahaan industri untuk menerapkan teknologi informasi seperti perangkat tersambung internet (Internet of Things/IoT) agar semakin berdaya saing dan mampu berperan dalam Global Value Chain (GVC) sektor otomotif.

Untuk itu, pemerintah memprioritaskan pengembangan industri otomotif nasional melalui berbagai langkah strategis untuk menarik investasi baru maupun perluasan. Selain itu, untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi melalui penyediaan infrastruktur yang memadai, serta peningkatan kemampuan SDM dan manajemen industri.

Tentunya, lanjut Airlangga, dalam membangun industri otomotif di Indonesia, dibutuhkan koordinasi dan pemahaman visi dan misi yang sama antara pemerintah dengan pelaku usaha. "Untuk itu, maka melalui kesempatan ini kami menghimbau PT Sokonindo Automobile agar terus bersinergi dengan Pemerintah Indonesia untuk memperkuat basis produknya di Indonesia," jelasnya.

Sebelumnya, Wuling berharap mereka bisa merebut kepercayaan pasar otomotif Indonesia dalam kurun waktu 2-3 tahun selepas produk mereka mulai mengaspal di jalanan Indonesia.

BERITA TERKAIT

Inkindo: Pemindahan Ibu Kota Pilihan Tepat

  NERACA Jakarta - Ketua Umum Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo), Peter Frans menilai rencana pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota…

Pemkab Tangerang Bangun Pasar Otomotif di Balaraja

Pemkab Tangerang Bangun Pasar Otomotif di Balaraja NERACA Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, berencana membangun pasar khusus otomotif…

Semen Baturaja Bagi Dividen Rp 18,97 Miliar

NERACA Jakarta – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) akan membagikan dividen untuk tahun buku 2018 sebesar Rp18,97 miliar. “Hasil rapat…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Aturan Kendaraan Listrik Dimatangkan, Industri Siap Investasi

Pemerintah serius mematangkan penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai program percepatan pengembangan kendaraan listrik. Guna mengakselerasinya, pemerintah menyiapkan fasilitas insentif fiskal…

Grab Siap Lanjutkan Penerapan Tarif Baru

Setelah melaksanakan uji coba tarif baru sesuai Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 348 Tahun 2019 di lima kota besar, Grab…

Ekspor Toyota Indonesia Masih Tumbuh Dua Persen

Di tengah ketegangan perdagangan global yang dipicu konflik dagang Amerika Serikat dan Cina, Toyota Indonesia masih mampu mencatat pertumbuhan ekspor…