Mulai Pulih Setelah Diterpa Banjir Besar Thailand - Western Digital

Western Digital Corp. salah satu perusahaan yang terkena dampak banjir besar yang melanda Thailand medio 2011, nampaknya kapasitas produksinya berangsur-angsur pulih.

“Kami telah membuat kemajuan besar dalam pemulihan kemampuan produksi WD akibat kejadian banjir terbesar dalam 50 tahun terakhir di Thailand, dan hal ini tercermin dari laporan keuangan kuartal kedua dan kembali pulihnya operasional kami di sana,” kata John Coyne, president and chief executive officer.

Dia melaporkan pendapatan sebesar US$ 2,0 miliar, pengiriman hard-drive sebanyak 28.5 juta unit dan laba bersih sebesar US$145 juta, atau US$0,61 per lembar saham, untuk kuartal fiskal kedua yang berakhir 30 Desember 2011.

Di luar biaya dan pengeluaran yang berhubungan dengan banjir Thailand dan rencana akuisisi Hitachi Global Storage Technologies (HGST), laba bersih non-GAAP adalah sebesar US$358 juta atau US$1,51 per lembar saham. Selama kuartal ini, Perusahaan mengeluarkan biaya dan pengeluaran sebesar US$199 juta yang terkait dengan banjir dan pengeluaran sebesar US$14 juta yang terkait dengan rencana akuisisi HGST.

Pada kuartal yang sama tahun lalu, WD mengumumkan pendapatan sebesar US$2,5 miliar, laba bersih sebesar US$225 juta, atau US$0,96 per lembar saham, dan pengiriman 52,2 juta unit hard drive.

WD menghasilkan US$378 juta dalam bentuk tunai dari operasional selama kuartal Desember, sehingga total uang tunai dan setara uang tunai yang dimiliki menjadi sebesar US$3,9 miliar.

WD juga mengumumkan telah membuat kemajuan tambahan yang signifikan dalam mengembalikan kapasitas produksi setelah kejadian banjir di Thailand. Produksi HDD terus meningkat di Thailand dan kami telah memulai kembali produksi slider yang telah dihentikan sejak 10 Oktober. WD sekarang percaya bahwa kapasitas produksi akan kembali ke masa sebelum banjir pada kuartal yang berakhir pada September 2012

”Meskipun banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan selama beberapa kuartal ke depan untuk mencapai kemampuan pra produksi kami, kemajuan sejauh ini sudah jauh melebihi harapan kami," katanya.

Menurut dia, ini merupakan hasil dari tindakan efektif bagi para karyawan, kontraktor dan badan-badan pemerintahan Thailand, upaya para mitra pemasok dan dukungan para pelanggan.

"Kami sangat berterima kasih kepada semua yang terlibat dalam upaya yang luar biasa ini,” terangnya lagi.

Dia mengatakan WD berencana untuk menyelesaikan akuisisi HGST sesuai jadwal mendekati Maret 2012. WD terus berupaya untuk mendapatkan persetujuan atas transaksi ini dari badan-badan pemerintahan yang belum memberikan persetujuan.(resa)

BERITA TERKAIT

Luhut: Dubes Harus Mampu Berikir “Out of The Box” - EKSPOR MOBIL RI KE VIETNAM MULAI TERANCAM

Jakarta-Menko bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menilai, Indonesia harus menjalankan politik luar negeri yang lebih ofensif, dengan tetap mengedepankan kepentingan…

BNI Syariah Bahagiakan Anak-Anak Korban Banjir

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik menyalurkan bantuan kepada…

Saluran Air Kotor Penyebab Banjir

Keadaan saluran air kotor yang berada di lokasi Jalan Madya Kebantenan Semper Cakung Cilincing Jakarta Utara (arah TPU Semper Budi…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Penyebaran Hoax Saat Pilkada Diklaim Sulit Dibasmi

Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq menilai penyebaran berita-berita bohong dan palsu yang menjurus fitnah (hoax) dalam kontestasi Pilkada 2018 sulit…

Cara Agar Smartphone Lebih Awet

Smartphone telah menjadi barang yang wajib dimiliki oleh pengguna internet di berbagai usia. Karena dianggap sangat berharga, pengguna smartphone sedapat…

Ini Dia Vendor Smartphone Yang Bakal Produksi Ponse 5 G - Tahun Depan

Pabrikan Snapdragon, Qualcomm mengumumkan keikutsertaannya dalam teknologi jaringan 5G. Chipset Snapdragon X50 menjadi kapal bagi Qualcomm dalam meramaikan teknologi konektivitas…