Bayar Utang, Dyandra Jual Aset Anak Usaha

PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) menjual aset anak usaha perseroan, PT Dyandra Promosindo (DP) berupa unit kantor di The City Tower lantai 7 Jalan MH.Thamrin No.81 Jakarta Pusat kepada PT Lotus Andalan Sekuritas. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Dyandra Media International, Daswar Marpaung memaparkan, harga transaksi penjualan aset termasuk pajak pertambahan nilai (Ppn) sebesar Rp74,71 miliar. Transaksi tersebut dianggap bukan merupakan transaksi afiliasi dimana pembeli aset yaitu Lotus Andalan Sekuritas tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan perseroan. Dijelaskan, penjualan aset DP ini bertujuan untuk restrukturisasi atas utang-utang perseroan dan entitas anak usaha perseroan.

Menurut Daswar, secara operasional, transaksi itu tidak memiliki dampak operasional yang signifikan terhadap perseroan dan PT Dyandra Promosindo. Sebagai informasi, performance kinerja keuangan di semester pertama mengalami penurunan pendapatan. Dimana pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp 423,88 miliar, jumlah tersebut turun 2% ketimbang perolehan semester pertama 2016 yang tercatat sebesar Rp 432,56 miliar.

Kontributor pendapatan terbesar dari sektor penyelenggara acara yang mencapai Rp 270,7 miliar.Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya Rp 247,45 miliar. Selain itu, kinerja hotel juga memperlihatkan pertumbuhan dari sebelumnya RP 47,19 miliar menjadi Rp 49,61 miliar.

BERITA TERKAIT

Pendapatan Ancora Resources Terkoreksi 7% - Kinerja Anak Usaha Melorot

NERACA Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) masih membukukan raport merah di kuartal tiga 2017.…

MNC Investama Bayar Utang US$ 215 Juta

Pangkas beban utang, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana melunasi pinjaman berdenominasi dollar AS yang segera jatuh tempo. Perusahaan tercatat…

PII Galang Dana Lewat Surat Utang - Bidik Dana Kelola Rp 21 Triliun

NERACA Jakarta – Merambah bisnis industri keuangan, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) membentuk anak usaha…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…