Dwi Guna Laksana Bidik Dana IPO Rp 434 Miliar

Perusahaan tambang batu bara dan jasa pelabuhan, PT Dwi Guna Laksana (DGL) berencana melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) dengan melepas sebesar 3,1 miliar saham atau 35,89% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perusahaan.Dalam aksi korporasinya, perseroan mempercayakan PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.

Associate Director Sinarmas Sekuritas, Datin Rashidah Mahadi mengatakan, DGL menawarkan harga IPO sebesar Rp140 hingga Rp150 per saham. Artinya, perseroan mengincar dana sebesar Rp434 miliar hingga Rp465 miliar dari aksi ini.“Dana hasil IPO sekitar 56,19% akan digunakan untuk melakukan penyertaan modal ke entitas anak usaha yakni PT Truba Dewata Guna Prasada (TDGP),”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Nantinya, TDGP akan menggunakan dana tersebut untuk melakukan pelunasan utang pokok kepada PT Bank Mayapada Internasional Tbk sebesar Rp243,86 miliar. "Kalau ada kekurangan dalam pelunasan akan digunakan dari kas internal perseroan yang juga dalam bentuk penyertaan moda TDGP," ucapnya.

Lalu, sebesar 33,06% juga akan dialokasikan perseroan untuk melakukan pelunasan utang pokok dan bunga kepada PT Dian Ciptamas Agung selalu pemegang saham perseroan sebesar 32 miliar saham. "Sisanya 2,82% akan digunakan untuk modal kerja perseroan," tambahnya.

Perusahaan juga akan menerbitkan sebanyak 155 ribu lembar waran seri I dengan harga pelaksanaan Rp175 hingga Rp187 yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif dengan perbandingan 20 saham baru berhak memperoleh satu waran."Kalau dana waran seri I akan digunakan untuk modal kerja, terutama digunakan untuk pengembangan usaha," jelasnya.

Masa penawaran akan dilaksanakan pada 4-6 Desember 2017, dan diharapkan bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Desember 2017. Dalam hajatannya ini, Perseroan dibantu oleh PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

BERITA TERKAIT

LCK Global Kedaton Bidik Laba Rp 13 Miliar - Kantungi Dana IPO Rp 41,6 Miliar

NERACA Jakarta –Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) terus mengejar pertumbuhan bisnis lebih…

PP Presisisi Serap Dana IPO Rp 201,3 Miliar

Sejak debut perdananya di pasar modal, PT PP Presisi Tbk (PPRE) mengklaim sudah menghabiskan dana initial public offering (IPO) sebesar…

Mirae Asset Sekuritas Bidik Enam Calon Emiten - Kantungi Mandat IPO

NERACA Jakarta –Sukses membawa PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) listing di pasar modal, memacu PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama TICMI - STIE Perbanas Gelar Uji Sertifikasi Pasar Modal

NERACA Surabaya - STIE Perbanas Surabaya menggandeng The Indonesian Capital Market Institute (TICMI) Jakarta menggelar ujian sertifikasi profesi pasar modal…

Pasca Revitalisasi Hotel - Hotel Indonesia Natour Bidik Laba Rp 8,7 Miliar

NERACA Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Persero targetkan laba tahun ini sebesar Rp8,7 miliar, melonjak signifikan dibanding tahun…

Dua Pabrik Beroperasi di 2019 - Kapasitas Produksi ROTI Meningkat Tajam

NERACA Jakarta – Seiring dengan rampungnya dua pabrik roti milik PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) di Lampung dan Gresik,…