Investor Saham di Babel Tumbuh Signifikan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Pangkalpinang mencatat, jumlah investor pasar modal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni bertambah sekitar 800 investor selama tahun 2017. Kehadiran BEI di Pangkalpinang selama setahun terakhir menunjukan kinerja positif di mana jumlah investor lokal bertambah 800 orang sehingga total keseluruhan mencapai 1.200 investor," kata Kepala Kantor Perwakilan BEI Pangkalpinang, Yoseph Kaburuan di Pangkalpinang, Kamis (16/11).

Menurutnya, jumlah tersebut sudah melebihi target tahun ini yakni 691 investor. BEI Pangkalpinang, kata Yoseph akan terus berupaya mendapat sebanyak mungkin investor lokal, salah satunya berupaya membuka galeri investasi di berbagai perguruan tinggi di Babel. “Salah satu peran BEI di daerah adalah mengedukasikan masyarakat agar tahu tentang pasar modal serta manfaatnya bagi pergerakan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Dengan berbagai edukasi yang dilakukan, BEI berharap nantinya penduduk Bangka Belitung minimal 1% warganya menjadi investor di pasar modal. Jumlah target 1% itu dipastikan akan membuat kenaikan signifikan. “Pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan berbagai upaya seperti edukasi sehingga masyarakat paham," jelasnya.

Yoseph juga kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berinvestasi mengingat belakangan ini investasi bodong semakin banyak.”Kalau masyarakat menjumpai investasi yang tak masuk akal dimana keuntungan lebih tinggi dari bunga deposito agar tidak sampai tergiur karena hampir dipastikan itu investasi bodong," tandasnya.

Dirinya juga mengimbau, masyarakat mengenali setiap perusahaan investasi dengan memastikan bahwa perusahaan itu terdaftar di otoritas jasa keuangan (OJK).”Kalau tidak ada izin dari OJK itu artinya bukan perusahaan investasi dan bisa dipastikan bodong. Sementara di pasar modal sendiri sudah terdaftar di OJK dan sangat jelas,”tegasnya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

LPDB Ajak KUMKM Babel Kembangkan Usaha

LPDB Ajak KUMKM Babel Kembangkan Usaha NERACA Pangkal Pinang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…