Biaya Bangun Rel KA Batam Capai Rp2,4 T

NERACA

Batam-- - Kementerian Perhubungan menegaskan Batam membutuhkan investasi sebesar Rp2,4 triliun untuk membangun dua koridor kereta api sebagai antisipasi kepadatan lalulintas kota tersebut. "Dari tiga koridor yang telah dikaji, ada dua yang menjadi prioritas pembangunan. Yaitu Batam Centre-Batuaji sepanjang 17,7 kilometer (KM) dan Bandara Internasional Hang Nadim-Batuampar sepanjang 19,6 KM dengan nilai investasi setidaknya Rp2,4 triliun," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Tundjung Inderawan di Batam.

Menurut Tundjung, Pertimbangannya pada lintas tersebut merupakan jalur padat yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi dengan Bandara Hang Nadim sebagai pintu masuk Batam. "Sementara satu koridor lain yang menghubungkan Batuampar-Sekupang belum menjadi prioritas karena industrinya belum begitu berkembang dibanding koridor lain," kata dia.

Sementara pada 2013, akan dibentuk operator kereta api yang diharapkan pemerintah setempat (Pemerinta Kota Batam) dapat berinvestasi membentuk badan usaha. “Pelelangan akan dilakukan pada 2014, dan konstruksinya akan dimulai sepanjang 2014 hingga 2016. Diharapkan dapat beroperasi pada 2017," kata dia.

Pertimbangan penyelenggaraan perkeretaapian di Batam, kata Tundjung, Pulau Batam merupakan Kawasan Perdagangan Bebas dan bertumbuhnya pergerakan masyarakat dan barang akibat aktifitas industri dan perdagangan.

Tundjung menambahkan perkeretaapian nasional memiliki pangsa pasar 11%-13% dan barang sebesar 15%-17% dari total pangsa pasar nasional pada tahun 2030. "Tahun 2010 pangsa pasar penumpang 202 juta orang dan barang 19 juta ton. Pada 2030, targetnya penumpang 929 juta orang,” pungkasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

BCA Salurkan Kredit Rp2 Triliun ke Pegadaian

  NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyadari pentingnya pelayanan gadai untuk masyarakat di Indonesia, terutama…

Strategi Kemitraan Upaya Efektif Bangun IKM Otomotif Mandiri

NERACA Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan strategi kemitraan merupakan salah satu upaya yang paling efektif untuk membangun IKM…

Penyaluran Dana Desa Capai Rp59,2 Triliun

      NERACA   Bogor - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan realisasi dana desa…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Menggenjot Skema KPBU di Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang tumbuh secara masif di tahun ini. Bahkan,…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…