SML Hadirkan Clustter Hyland di Balikpapan - Tawarkan Harga Terjangkau

NERACA

Jakarta - Sinar Mas Land (SML, salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia di awal bulan Oktober 2017 resmi menghadirkan cluster Hyland di Grand City Balikpapan. Cluster terbaru ini menawarkan rumah 2 lantai dengan kualitas dan fasilitas terbaik serta harga yang terjangkau, sehingga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk dapat memiliki hunian di perumahan dengan fasilitas modern terbaik di Kalimantan Timur, Grand City Balikpapan.

Ishak Chandra, CEO Strategic Development and Services Sinar Mas Land dalam siaran pers di Jakarta, kemarin mengungkapkan, Sinar Mas Land sudah berkomitmen dari awal melalui pembangunan proyek perumahan Grand City Balikpapan dimana perusahaan ingin agar perumahan modern ini dapat menjangkau masyarakat luas. “Maka dengan meluncurkan Hyland, kami berharap akan ada lebih banyak masyarakat yang dapat menikmati fasilitas terbaik yang ada di Grand City Balikpapan,”ungkapnya.

Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang di Kota Balikpapan dengan proyek ke-3 nya yaitu Grand City Balikpapan terus berinovasi dengan situasi dan kondisi masyarakat Kota Balikpapan sekarang ini. Salah satu nya dengan meluncurkan produk rumah yang lebih terjangkau dengan konsep yang berkualitas dan fasilitas yang tersedia di kawasan Grand City Balikpapan dalam sebuah cluster terbaru yang dinamakan HyLand.

HyLand diluncurkan untuk dapat mewujudkan impian masyarakat Kota Balikpapan untuk memiliki hunian dan tinggal di Grand City. Dengan one gate system serta keamanan 24 jam akan membuat keamanan di dalam klaster lebih terjaga. Kabel jaringan listrik pun akan berada di dalam tanah, tidak akan dijumpai kabel listrik yang melintang diatas tanah yang dapat mengganggu estetika pemandangan.

Disebutkan, tersedia 2 tipe rumah yang ditawarkan, yaitu tipe 46 dan tipe 88. Kedua tipe tersebut berupa rumah 2 lantai dengan konsep “rumah tumbuh”. Dengan adanya tanah sisa beberapa meter di bagian belakang bangunan hal ini membuat penghuni bisa mengembangkan lagi bangunan rumah yang ada, inilah yang disebut konsep rumah tumbuh. Adapun harga perdana untuk hunian di cluster HyLand dibandrol mulai dari sekitar Rp. 600 jutaan. Melihat infrastruktur yang sudah ada saat ini dan nilai investasi yang terus naik tentunya dengan harga perdana Rp. 600 jutaan adalah suatu benefit tersendiri untuk membeli unit di HyLand.

Menurutnya, animo masyarakat Balikpapan sangat besar terhadap produk Hyland, dari 145 unit yang dibuka di tahap satu Hyland diawal bulan Oktober 2017, telah terjual 115 unit di bulan Oktober 2017. Masih ada kesempatan buat masyarakat Balikpapan untuk segera memiliki unit rumah di Hyland saat ini.

BERITA TERKAIT

Polemik Harga BBM

  Oleh:  Sih Pambudhi Peneliti Intern Indef Pembatalan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium kurang dari satu…

Harga Premium Tidak Naik untuk Jaga Daya Beli dan Inflasi

NERACA Jakarta -- Presiden Jokowi menegaskan,  harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium tidak mengalami kenaikan. Pasalnya, presiden khawatir kenaikan harga…

DPR Sebut Pasokan Kebutuhan Pokok Terjaga, Harga Stabil

NERACA Jakarta – Anggota DPR yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan harga kebutuhan pokok selama beberapa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bersama WIKA dan Summarecon - MUN Ikut Konsorsium Tol Dalam Kota Bandung

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya PT Margautama Nusantara (MUN) bersama PT Wijaya Karya (Persero)…

Pendapatan Bali Towerindo Tumbuh 42%

NERACA Jakarta - Di kuartal tiga 2018, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) membukukan kenaikan pendapatan usaha 42% menjadi Rp…

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada idAA-. Outlook rating TPIA stable. Rating…