Pertumbuhan BUMDes Disebut Makin Positif

NERACA

Solo - Pemerintah menyatakan pertumbuhan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Indonesia makin positif seiring dengan makin banyaknya desa yang menganggarkannya. "Jumlah BUMDes hingga Oktober lalu telah mencapai 22.000 unit dari 74.910 desa, ini meningkat jauh dari tahun 2016 yang berjumlah 18.000 BUMDes," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Anwar Sanusi, seperti dikutip Antara, kemarin.

Ia mengatakan jika BUMDes bisa berkembang dan bisa memainkan peran sebagaimana BUMDes yang telah berhasil, BUMDes akan menjadi penopang Undang-Undang Desa untuk membentuk desa mandiri. "Jika lembaga pemerintah desa telah mampu ditopang oleh BUMDes ini, maka lengkaplah kemandirian desa itu sendiri," katanya. Oleh karena itu, dikatakannya, kegiatan "BUMDes Talk" menjadi kesempatan bagi BUMDes yang masih berkembang untuk belajar kepada BUMDes yang telah berhasil.

Ia juga berpesan kepada BUMDes yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya agar tidak pelit berbagi informasi, jaringan, dan pengalaman pada BUMDes lainnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Gajah Mada Profesor Suratman mengatakan desa selayaknya bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi.

Dalam "BUMDes Talk" tersebut, ia mengajak BUMDes-BUMDes untuk mendesain, berbicara, dan berbagi agar kemudian ditiru dan ke depannya bisa saling bergotong-royong. "Tren dunia adalah berdaya saing inovasi dan mandiri. Maka 'BUMDes Talk' ini akan menginspirasi desa dari dunia," katanya. Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Kemendes PDTT Rismanto mengajak agar pelaku BUMDes berani berbicara terkait dengan kesulitan yang dihadapi. "Tujuan dari keterbukaan ini adalah untuk kemajuan desa melalui BUMDes," katanya.

BERITA TERKAIT

Peran Penting Perbankan dalam Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    NERACA   Gorontalo - Bupati Bone Bolango, Hamim Pou mengatakan kehadiran perbankan berperan penting mendorong pertumbuhan ekonomi di…

Ramayana Menaruh Asa Peluang di Natal - Kejar Pertumbuhan Penjualan

NERACA Jakarta – Sampai dengan September 2018, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang cukup apik…

IMF: Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Naik 1% - PERANG DAGANG AS-CHINA BAKAL PANGKAS EKONOMI GLOBAL 1%

Jakarta-Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa meningkat sekitar 1% dalam jangka menengah, dari posisi saat…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Mulai Buahkan Hasil, Skema KPBU Juga Butuh Insentif

  NERACA   Jakarta - Proyek Infrastruktur yang dibiayai dengan Skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dinilai sudah membuahkan…

Realisasi Subsidi Energi Lampaui Pagu Anggaran

  NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan realisasi subsidi BBM dan LPG dalam APBN pada…

Jasa Raharja Targetkan Laba Rp1,6 triliun

      NERACA   Jakarta - PT Jasa Raharja (Persero) menargetkan perolehan laba 2018 sebesar Rp1,6 triliun. Angka tersebut…