Lebak Alokasikan Dana Infrastruktur Rp 146 Miliar

Jumat, 27/01/2012

Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengalokasikan dana pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebesar Rp146 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2012.

"Pada 2012, anggaran pembangunan infrastuktur naik dari Rp83 miliar menjadi Rp146 miliar," kata Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak Asep Aeda di Rangkasbitung, Kamis.

Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebab kondisi infrastuktur di Kabupaten Lebak masih buruk dan masuk kategori kabupaten tertinggal di Indonesia.

Karena itu, pemerintah daerah bertekad untuk mempercepat pembangunan sarana infrastuktur sebagai pendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

"Dengan pembangunan jalan dan jembatan tentu dapat mengurangi angka kemiskinan karena kegiatan ekonomi masyarakat bisa 24 jam," ujarnya.

Asep menyebutkan, wilayah Kabupaten Lebak memiliki tofografi pegunungan dan perbukitan serta terdapat daerah aliran sungai (DAS).

Dengan demikian, kata dia, tentu pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan sangat dibutuhkan agar aktvitas masyarakat lebih lancar.

"Kami berharap dengan adanya pembangunan infrastuktur itu dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat," ujarnya.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas Bina Marga Kabupaten Lebak Indrawan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lebak tahun 2012 berencana pengaspalan jalan poros antarkecamatan sepanjang 10 kilometer menghubungkan Cigemblong-Sobang untuk meningkatkan akses transportasi di wilayah desa terpencil.

"Kami yakin dengan pembangunan jalan antarkecamatan itu dapat meningkatkan perekonomian, terutama warga yang tinggal di desa-desa terpencil," ujarnya.