Alasan Penderita Mata Rabun Harus Segera Pakai Kacamata

Anak-anak maupun dewasa yang mengalami masalah mata semisal miopi dan hipermetropi harus memakai kacamata, menurut Spesialis mata dari Persatuan Dokter Mata Indonesia, dr Gitalisa Andayani SpM(K). "Terutama anak usia hingga 12 tahun, matanya masih mengalami tumbuh kembang. Tidak mendapat koreksi kacamata yang benar ditambah kebiasaan buruk bisa menyebabkan gangguan mata permanen, mata lelah misalnya," ujar dia di Jakarta, Kamis dikutip dari kantor berita Antara

Dia mengatakan, kebanyakan orang tua masih tak tanggap pada daya penglihatan anaknya sehingga tidak segera mencari solusi misalnya memberi anak kacamata. "Misalnya harusnya anak minus tiga, tapi orang tua tak segera memberi anak kacamata, penglihatan anak terbatas seterusnya," kata dia.

Dia menuturkan, keterbatasan penglihatan, tentu saja mempersulit hidup karena ada sederet masalah muncul salah satunya kelelahan mata semakin cepat. "Tetapi catatannya, ukuran kacamata harus benar," kata dia.

Sebagian Anda terutama kaum hawa mungkin merasa tak percaya diri tampil dengan kantung mata yang membesar. Lantas bagaimana mengatasinya? Spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik, dari Bamed Plastic Surgery, dr. Puri Ambar Lestari, SpBP-RE menyarankan untuk mengompres mata yang berkantung dengan air dingin secara rutin. "Kompres menggunakan air dingin selama setengah jam, secara rutin misalnya dua sampai tiga kali sehari. Paling bagus saat bangun tidur," ujar dia.

Puri mengatakan kantung mata membesar terjadi karena pembuluh darah di sekitar mata lebih aktif. Pembuluh darah aktif ini sifatnya hangat sehingga harus dikecilkan dengan sesuatu yang dingin. "Kurang istirahat menjadi faktor utama munculnya kantung mata," tutur Puri.

Selain pengompresan, prosedur filler dan fat transfer juga bisa menjadi pilihan mengatasi kantung mata yang besar. "Bisa juga dioperasi tanpa luka di sekitar mata. Tidak akan terlihat bekas lukanya," kata Puri.

BERITA TERKAIT

Tidak Ada Alasan untuk Tidak Lapor SPT Tahunan

Oleh: Devitasari Ratna Septi Aningtyas, Staf Direktorat Jenderal Pajak *) Memasuki minggu ketiga bulan Februari Tahun 2018. Masyarakat Indonesia yang…

Kementerian PUPR Segera Teken MoU dengan BTN terkait KPR FLPP

  NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memastikan bahwa PT Bank…

Literasi Investasi Mahasiswa Harus Ditingkatkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Surakarta menyatakan, literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan karena sektor…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Penyakit yang Sering di Alami Wartawan

Di Hari Pers Nasional yang dirayakan setiap tanggal 9 Februari, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menekankan pentingnya para wartawan menjaga kesehatannya. …

Pemerintah Perbaiki Infrastruktur Sanitasi - Cegah Stunting

Guna menangani masalah stunting atau kurang gizi kronis nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menyiapkan infrastruktur air…

Mengenal Lebih Dekat Penyakit Parkinson

Drummer sekaligus pendiri band Mr. Big, Pat Torpey meninggal dunia, Rabu (7/2). Torpey meninggal dalam usia 64 tahun karena komplikasi…