Penjualan Sunson Textile Terkoreksi 28,58%

Perusahaan tekstil PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) mencatatkan penurunan penjualan di kuartal tiga sebesar 28,58% year on year (yoy) menjadi Rp 227,34 miliar. Di priode yang sama tahun lalu, perusahaan berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 318,34 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, sebanyak 69% dari total penjualan perusahaan datang dari hasil penjualan dalam negeri. Sementara produk pemintalan memberikan kontribusi hingga Rp 175,64 miliar baik dari penjualan domestik maupun ekspor. Meski pendapatan SSTM menurun, perusahaan berhasil melakukan efisiensi di periode ini. Beban pokok penjualan, misalnya, berhasil berkurang 25,19% yoy menjadi Rp 217,48 miliar.

Beban penjualan perusahaan juga turun 30,86% menjadi Rp 4,89 miliar lantaran berkurangnya beban ekspor, beban pemasaran, beban kantor, dan biaya perjalanan. Perusahaan pun berhasil menekan beban bunga dan keuangan sebesar 19,4% menjadi Rp 20,27 miliar di periode ini. Perusahaan juga berhasil memperoleh peningkatan pendapatan tambahan dari hasil penjualan sisa kapas sebesar 1.063,45% menjadi Rp 16,07 miliar. Selain itu, penghasilan lain-lain yang naik dari Rp 1,28 miliar di triwulan ketiga tahun lalu menjadi Rp 7,03 miliar.

Efisiensi serta meningkatnya pendapatan tambahan di periode ini membuat perusahaan berhasil menekan rugi yang harus ditanggungnya di triwulan ketiga lalu. Rugi perusahaan menurun sebesar 68,51% yoy menjadi Rp 1,51 miliar di kuartal ketiga lalu. Di periode yang sama tahun lalu, perusahaan mencatat rugi hingga Rp 3,52 miliar.

BERITA TERKAIT

Mandom Catatkan Penjualan Rp 2,71 Triliun

Sepanjang tahun 2017 kemarin, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,71 triliun. Jumlah tersebut meningkat 7,11% dari…

Fajar Surya Raup Penjualan Rp 7,33 Triliun - Ditopang Pasar Ekspor

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2017 kemarin, emiten produsen kertas PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan kenaikan penjualan sebesar…

Target Penjualan Agung Podomoro Stagnan - Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menargetkan marketing sales atau prapenjualan senilai Rp 4,9 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Dana Segar US$ 150 Juta - Wika Realty Kebut Proyek TOD Jakarta River City

NERACA Jakarta – Pengembang PT Jakarta River City – anak usaha dari PT Wika Realty memastikan pembangunan proyek mixed use…

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…