Pecahan Rp 10.000 Tahun 1975 Tak Bisa Ditukar Lagi

NERACA

Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengumumkan peredaran uang kertas emisi 1975 pecahan Rp 10.000 sudah tidak lagi bisa ditukarkan. Alasanya masa penukaran uang kertas dimaksud berakhir di 31 Desember 2011. "Sehubungan dengan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 12/94/Kep/Dir/UPU tanggal 19 November 1979 tentang Pencabutan Kembali Serta Penarikan dari Peredaran Uang Kertas Emisi 1975 Pecahan Rp.10.000 di mana jangka waktu penukaran uang kertas dimaksud berakhir di tanggal 31 Desember 2011," jelas Juru Bicara BI Difi Johansyah di Jakarta, Jakarta, Kamis (26/1)

Menurut Difi, terkait dengan hal tersebut masa penukaran untuk uang dimaksud sudah tidak berlaku lagi sejak tanggal 2 Januari 2012. Sementara itu untuk pecahan Rp 5 tahun emisi 1970, Rp 25 tahun emisi 1971, Rp 50 tahun emisi 1971 dan pecahan Rp 100 tahun emisi 1973 dan 1978 akan segera memasuki batas akhir penukarannya di BI. "Batas akhir pecahan tersebut yakni hingga 24 Juni 2012," ungkap Difi.

Penarikan ini dilakukan BI untuk menjaga kualitas uang rupiah dalam kondisi yang layak edar di masyarakat, Bank Indonesia melakukan kegiatan pemusnahan uang. Uang yang dimusnahkan tersebut adalah uang yang sudah dicabut dan ditarik dari peredaran, uang hasil cetak kurang sempurna dan uang yang sudah tidak layak edar. **cahyo

BERITA TERKAIT

Lagi, IHSG Catatkan Rekor Baru 6.113 Poin

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/12), indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencatatkan…

Perusahaan Bisa Manfaatkan Pasar Modal - Danai Ekspansi Bisnis

NERACA Jakarta - Besarnya likuiditas di pasar modal, tentunya bisa dimanfaatkan para pelaku bisnis untuk mendanai ekspansi bisnisnya jangka panjang…

Sky House BSD Grand Launching Akhir Tahun - Menjadi Rumah Pintar Terkemuka

NERACA Jakarta – Menawarkan berbagai keunggulan fasilitas dengan teknologi canggih, proyek properti Sky House BSD+, mendapatkan respon cukup positif dari…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…